Ini Tips Hindari Dehidrasi Selama di Tanah Suci
Sabtu , 12 Agustus 2017, 14:10 WIB

Republika/Rakhmawaty La'lang
Petugas membagikan botol semprot (spray) kepada calon jamaah haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (28/8). Botol berisikan air ini bisa digunakan jamaah agar terhindar dari dehidrasi.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Kesehatan Arab Saudi meluncurkan kampanye kepedulian bagi calon jamaah haji (calhaj) untuk menghindari dehidrasi. Kampanye yang dilakukan Jumat (11/8) waktu setempat terdiri dari beberapa tips dan panduan dalam menghadapi cuaca panas berlebihan di sejumlah wilayah Saudi.

Kementerian menekankan agar setiap calhaj wajib memakai tabir surya. Calhaj juga diminta tetap berada di dalam ruangan antara pukul 11.00 hingga 15.00 atau gunakan pelindung apabila harus keluar ruangan. "Tidak boleh lupa membawa topi dan payung, gunakan kacamata hitam dan baju panjang untuk menghindari sengatan matahari," kata panduan tersebut seperti dilansir Arab News.

Yang tidak kalah penting yaitu banyak mengonsumsi air putih. Dalam infografis yang dipublikasikan melalui Twitter-nya, Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa paparan sinar dan panas berlebihan bisa menyebabkan kanker kulit sebagai efek jangka panjang. Selain itu, panas berlebihan juga dapat menyebabkan kerutan, pigmentasi, sengatan panas, kulit kering, dan gangguan pandangan seperti glaukoma.

Di area pelaksanaan haji, Kementerian merekomendasikan calhaj untuk melakukan aktivitasnya antara sore atau malam. Sebaiknya hindari kerumunan dan kepadatan jamaah untuk menghindari kemacetan dan sengatan panas.

Tips tambahan dari Kementerian adalah tidak minum air es karena hanya akan membuat jamaah lebih haus. Hindari pula terpapar pendingin udara langsung ke kulit saat jamaah sedang berkeringat.

 

 

Redaktur : Qommarria Rostanti
Reporter : Lida Puspaningtyas