Pemilihan jurusan kuliah merupakan langkah krusial yang memerlukan pertimbangan matang terhadap berbagai aspek, termasuk mata kuliah yang akan ditempuh.

Berbeda dengan jenjang SMA, mahasiswa akan berhadapan dengan kurikulum yang lebih fokus pada spesialisasi jurusan masing-masing.

Calon mahasiswa perlu mempertimbangkan tingkat kesulitan sebelum menentukan pilihan karena sejumlah program studi menuntut standar akademik dan komitmen belajar yang tinggi.

Oxford Royale Academy merilis daftar 10 jurusan kuliah yang dikenal paling sulit di dunia berdasarkan beban studi dan kompetensi yang dibutuhkan.

1. Kedokteran dan Kedokteran Gigi

Jurusan kedokteran dikenal memiliki persaingan masuk yang sangat ketat di berbagai universitas. Sebagai contoh, tingkat keketatan jurusan kedokteran di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada SNBP 2025 mencapai rasio 1:40.

Masa studi untuk menjadi dokter memakan waktu cukup lama karena banyaknya informasi medis yang harus dipahami untuk bertanggung jawab atas nyawa manusia.

Begitu juga dengan kedokteran gigi yang mempelajari mata kuliah spesifik seperti bedah mulut, periodontik, dan prostodontik yang membutuhkan keterampilan motorik baik.

2. Teknik Dirgantara

Program studi Teknik Dirgantara menuntut mahasiswa menguasai prinsip matematika mendalam, mulai dari kalkulus, trigonometri, hingga aljabar. Mahasiswa juga diwajibkan memiliki keterampilan desain, penulisan, kemampuan berpikir kritis, serta kemahiran dalam memecahkan masalah.

Materi perkuliahan mencakup aerodinamika, desain pesawat terbang, mekanika penerbangan, manajemen bisnis, serta struktur dan dinamika penerbangan. Meski memiliki tingkat kesulitan tinggi, jurusan ini disebut menawarkan prospek kerja yang cukup baik bagi lulusannya.

3. Arsitektur

Mahasiswa jurusan arsitektur diharuskan menguasai matematika, khususnya pada bidang geometri, trigonometri, dan aljabar. Ilmu tersebut digunakan untuk memahami serta merencanakan dimensi, kuantitas, volume, dan luas bangunan secara presisi.

Fokus utama jurusan ini adalah menciptakan infrastruktur yang akurat secara matematis dan kokoh secara fisik. Jika sebuah desain rancangan tidak memenuhi syarat teknis yang ditetapkan, maka rancangan tersebut akan ditolak.

4. Teknik Biomedis

Teknik Biomedis merupakan bidang interdisipliner yang memerlukan pemahaman dari berbagai aspek ilmu pengetahuan, meliputi biologi, kimia, ilmu komputer, fisika, matematika, dan kedokteran. Mahasiswa dituntut memiliki pola pikir ilmiah sekaligus kemampuan berkreasi dan berinovasi.

Beban studi pada jurusan ini tergolong besar karena mencakup berbagai spesialisasi yang luas. Mahasiswa harus memiliki kesiapan untuk beradaptasi dengan materi dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda selama masa perkuliahan.

5. Ilmu Hukum

Studi ilmu hukum mendorong mahasiswa untuk memahami undang-undang dan berbagai isu kenegaraan secara mendalam. Jurusan ini tidak hanya berfokus pada menghafal pasal-pasal, melainkan memahami bagaimana fakta-fakta bekerja sama membentuk sebuah sistem hukum.

Mahasiswa hukum juga menghadapi tekanan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja melalui magang di firma hukum atau pendampingan pengacara (mini-pupillage). Pengalaman praktik ini dianggap penting untuk menambah wawasan sebelum meniti karier profesional.

6. Statistik

Ilmu statistik mempelajari pengolahan data menggunakan prinsip matematika untuk menentukan jenis data yang dibutuhkan, metode pengumpulan, hingga teknik analisis yang tepat. Calon mahasiswa diwajibkan menguasai kalkulus, aljabar linier, probabilitas, dan metode matriks.

Selain kemampuan matematika, mahasiswa dituntut memiliki keterampilan ilmu komputer, kemampuan analitis, dan kemampuan komunikasi. Jurusan ini dinilai memiliki prospek karier yang cemerlang karena dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan.

7. Keperawatan

Mahasiswa jurusan keperawatan mempelajari keterampilan praktis dan pengetahuan latar belakang medis yang luas, termasuk konsep kesetaraan, keadilan, dan keberagaman dalam perawatan kesehatan. Proses perkuliahan mencakup penempatan praktik dan pelatihan di laboratorium.

Tantangan utama dalam jurusan ini adalah penguasaan ilmu biomedis dan penerapan keterampilan teknis di lapangan. Mengingat peran perawat yang krusial dalam sistem kesehatan, proses pendidikan pada jurusan ini menjadi salah satu yang tersulit.

8. Farmasi

Farmasi merupakan jurusan yang mencakup hampir seluruh bagian ilmu pengetahuan, terutama kimia anorganik, kimia organik, serta biologi. Mahasiswa mempelajari anatomi manusia dan bagaimana interaksi berbagai jenis obat-obatan terhadap tubuh.

Sebagian besar waktu perkuliahan dihabiskan di dalam laboratorium untuk membedah dan memahami rumus-rumus kimia yang kompleks. Mahasiswa dituntut memiliki ketelitian tinggi dalam memahami formulasi obat-obatan.

9. Astronomi

Jurusan astronomi menghadapkan mahasiswa pada berbagai eksperimen dan pengujian hipotesis untuk mencapai kesimpulan ilmiah. Bidang ini sangat mengandalkan kemampuan matematika, terutama dalam melakukan perhitungan relativitas khusus dasar.

Mahasiswa akan diuji keterampilan logikanya dalam memahami persamaan diferensial dan aljabar linier. Program studi ini memerlukan minat dan kemampuan matematika yang kuat agar dapat mengikuti ritme perkuliahan.

10. Kimia

Jurusan kimia memiliki topik pembahasan yang kompleks, di mana mahasiswa harus meneliti lebih dari 15 juta reaksi kimia organik dari berbagai senyawa kimia. Bidang studi ini mengharuskan penguasaan kemampuan matematika dan fisika pada tingkat lanjut.

Selama masa kuliah, mahasiswa akan banyak menghabiskan waktu di laboratorium untuk melakukan eksperimen yang rumit. Hasil akhir dari studi ini mencakup kemampuan menulis laporan laboratorium secara sistematis berdasarkan hasil penelitian.

Daftar 10 jurusan kuliah tersulit tersebut disusun berdasarkan informasi yang dirilis oleh Oxford Royale Academy sebagaimana dikutip dari laman Detik.com.