Embarkasi Batam Dinilai Terbaik oleh Legislator

Selasa , 10 Sep 2013, 10:05 WIB Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Petugas dari Kementrian Agama melayani calon jamaah haji di Embarkasi Batam
Petugas dari Kementrian Agama melayani calon jamaah haji di Embarkasi Batam

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM--Anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa Amaliah mengatakan Embarkasi Haji Batam merupakan satu yang terbaik di antara embarkasi lain di Indonesia. Alasannya embarkasi memberikan pelayanan maksimal yang rapi.

 

Terkait

"Batam ini termasuk yang terbaik, jauh lebih baik dibanding embarkasi yang lain," kata Ledia usai melepas jamaah calon haji kelompok terbang satu Embarkasi Batam, Selasa (10/9).

Menurut dia, penataan penerimaan hingga pelepasan jamaah haji relatif sangat baik. Seluruh jamaah dibimbing untuk mendapatkan pelayanan terbaik, mulai dari tiba di pelabuhan atau bandara di Batam hingga pemulangan jamaah.

"Ini tidak lepas dari dukungan yang diberikan pemerintah daerah. Karena mestinya urusan haji menjadi urusan pusat, tapi Pemerintah Daerah Kepri memberikan dukungan yang sangat besar sehingga pelaksanaannya baik," kata Ledia.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam Handarlin Umar menyatakan pelayanan yang diberikan PPIH mulai dari menjemput jamaah di bandara atau pelabuhan hingga pemulangan.

Saat penjemputan, kata dia, PPIH menyiapkan bus langsung dari dekat tangga pesawat. Hingga jamaah yang baru tiba langsung masuk ke dalam bus menuju bandara untuk mengefisienkan waktu.

"Ini untuk menghindari proses antre di dalam ruang tunggu yang mungkin melelahkan jamaah," kata dia. Demikian pula di pelabuhan domestik, bus penjemput disiapkan langsung di pinu masuk Pelabuhan Telaga Punggur dan Pelabuhan Domestik Sekupang.

PPIH juga memberikan pengawalan perjalanan jamaah dan angkutan koper dari bandara maupun pelabuhan domestik pada saat kedatangan.

Di Asrama Hako, PPIH memberlakukan "one stop service".

Seluruh keperluan jamaah mulai dari pelayanan kesehaan, pemeriksaan obat-obatan, pemberian gelang identias, pemberian biaya hidup hingga paspor dilakukan di aula pemerimaan.

"Dengan pelayanan 'one stop servive' ini diharapkan jamaah bisa mendapatkan istirahat yang cukup sebelum berangkat ke tanah suci pada keesokan harinya," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini