Sa'i Mencari

Kamis , 12 Sep 2013, 22:09 WIB Reporter :Syahrudin el Fikri/ Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Beberapa jamaah haji menggunakan pakaian ihram berjalan melintasi terowongan King Fahd menuju Mina ketika akan melakukan tarwiyah, di Makkah, Arab Saudi.
Beberapa jamaah haji menggunakan pakaian ihram berjalan melintasi terowongan King Fahd menuju Mina ketika akan melakukan tarwiyah, di Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, Ibadah Sa'i adalah berlari-lari kecil di antara Bukit Shafa dan Marwah. Sebagaimana diabadikannya proses pencarian (usaha) air oleh Siti Hajar untuk dirinya dan anaknya, Ismail, menurut Ali Syariati, ibadah Sa'i intinya adalah sebuah pencarian.

 

Sa'i digambarkan sebagai sebuah gerakan yang memiliki tujuan dan digambarkan dengan gerak berlari-lari serta bergegas-gegas.

Terkait

Menurut Syariati, Sa'i inilah yang dikatakan sebagai haji, yaitu sebuah tekad untuk melakukan gerak abadi ke suatu arah yang tertentu. ''Sa'i adalah perjuangan fisik. Sa'i berarti mengerahkan tenaga di dalam pencarian (usaha) untuk menghilangkan lapar dan dahaga yang engkau tanggungkan beserta anak-anakmu,'' ujarnya.

Karena itu, sudah seharusnya setiap jamaah haji maupun umrah untuk menghayati makna terdalam dari pelaksanaan ibadah Sa'i.

''Ia adalah sebuah bentuk usaha yang harus dilaksanakan oleh umat manusia. Bila tidak berusaha, ia sengsara dalam kehidupannya. Jangan pernah berpikir tentang hasilnya. Pasrahkan semuanya pada Allah, karena hanya Dia tempat manusia berpasrah,'' tulis Ali Syariati dalam bukunya Hajj.

Seperti kehidupan di dunia, kata Syariati, Sa'i adalah gambaran hidup manusia di dunia dalam berusaha. ''Apa yang dilakukan Siti Hajar--seorang budak dari Ethiopia, yang kemudian diperistri oleh Ibrahim--dalam mencari air untuk minum dirinya dan Ismail, benar-benar bersifat materiil, kebutuhan yang dimiliki manusia,'' katanya menegaskan.

sumber : Harian Republika
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini