25 Ramadhan 1442

Setelah Kebakaran, Kantor Haji Makkah Dirombak

Kamis , 02 Oct 2014, 11:03 WIB Reporter :Neni Ridarineni/ Redaktur : Indah Wulandari
   Jamaah haji menunaikan shalat Dzuhur berjamaah saat melaksanakan ibadah wukuf di Arafah, Senin (14/10).  (AP/Amr Nabil)
Jamaah haji menunaikan shalat Dzuhur berjamaah saat melaksanakan ibadah wukuf di Arafah, Senin (14/10). (AP/Amr Nabil)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Setelah kebakaran yang terjadi di Kantor Daker Makkah, Kamis dini hari (2/10) pukul 02.00 waktu Arab Saudi, tempat utama petugas haji Indonesia itu bakal dirombak.

''Pada waktu terjadi kebakaran Pak Menteri, Lukman Hakim Syaifuddin sedang istirahat dan segera kami beri tahu,''kata Kepala Daker Makkah Endang Jumali.

Sekitar pukul 02.30 Menag yang masih mengenakan sarung dan kaos berhasil keluar gedung. Untuk mengantisipasi agar tidak terulang lagi, kata Endang, pihaknya  akan merombak ulang ruang-ruang di kantor tersebut.

''Alhamdulillah semua bisa tertangani dengan baik dan selamat. Tak seorang pun yang mengalami luka dan tak satu pun dokumen yang rusak. Kebetulan semua petugas sedang mempersiapkan untuk pelaksanaan wukuf. Sehingga masih banyak petugas yang belum tidur,” terang Endang.

Kebakaran diperkirakan terjadi akibat konsleting listrik AC dapur lantai satu di depan kamar tempat Amirul Hajj Menteri Agama tidur.

Semua anggota Amirul Hajj dan seluruh  petugas Haji PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) berhasil dievakuasi  ke luar gedung Daker Makkah hingga pukul 02.30.  Kebakaran tidak sampai mengeluarkan api, hanya tampak asap mengepul pekat dari lantai satu.  

 

widget->kurs();?>