Kisah Gua Tsur (3)

Sabtu , 11 Oct 2014, 16:01 WIB Reporter : Hannan Putra/ Redaktur : Chairul Akhmad
Seorang peziarah turun dari Jabal Tsur di Makkah, Arab Saudi.
Seorang peziarah turun dari Jabal Tsur di Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, Nabi Muhammad SAW bersungguh-sungguh berdoa dan merapatkan tubuhnya kepada Abu Bakar seraya berbisik ke telinganya, “Jangan bersedih. Tuhan bersama kita.”

 

Terkait

Dalam beberapa hadits ada juga diceritakan bahwa ketika terasa oleh Abu Bakar orang-orang Quraisy semakin dekat, ia berkata dengan berbisik, “Kalau mereka ada yang mencoba melihat ke bawah, pasti dia akan melihat kita.”

Nabi Muhammad SAW berkata, “Abu Bakar, jika kau menduga kalau kita hanya berdua, ketiganya adalah Allah.”

Orang-orang Quraisy tersebut lalu menaiki Gua Tsur, tapi kemudian ada yang turun lagi. Di antara mereka ada yang bertanya kepada yang lain. “Kenapa engkau tidak menengok ke dalam gua itu?”

Jawabnya, “Ada sarang laba-laba di tempat itu, kelihatannya sudah ada sejak Muhammad lahir.”

Yang lain berkata, “Saya melihat ada dua ekor burung dara hutan di lubang gua itu. Jadi, tidak mungkin ada orang di dalamnya.”

Menurut Drs Ikhwan M.Ag dan Drs Abdul Halim M.Ag dalam Ensiklopedi Haji dan Umrah, melihat kondisi gua itu, orang-orang Quraisy semakin yakin bahwa di dalam gua tersebut tidak ada manusia.

“Di mulut gua ada dua cabang batang pohon kayu yang terkulai. Tidak mungkin orang masuk ke dalam gua itu kalau tidak dengan menyingkirkan dahan-dahannya. Melihat hal tersebut, mereka tidak jadi memasuki gua dan surut kembali.”

Ketika Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar mendengar seruan mereka agar kembali ke tempat semula, kepercayaan dan iman Abu Bakar bertambah besar kepada Allah SWT dan kepada Rasul-Nya. Rasulullah dan Abu Bakar memuji Allah SWT dengan mengucap takbir, sebagai tanda syukur kepada-Nya.

Jika peristiwa-peristiwa luar biasa yang terjadi di Gua Tsur ketika peristiwa hijrah memang benar-benar terjadi, maka itu merupakan suatu mukjizat dari Allah SWT.

Begitu Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar masuk Gua Tsur, laba-laba yang sebelumnya tidak bersarang di mulut gua, dengan cepat menganyam sarangnya guna menutup mulut gua dan menyelamatkan orang yang ada di dalam gua itu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini