15 Haji Debarkasi Batam Meninggal

Selasa , 21 Oct 2014, 16:25 WIB Redaktur : Chairul Akhmad
Jenazah (ilustrasi).
Jenazah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM – Sebanyak 14 orang jamaah haji Debarkasi Batam meninggal dunia saat melaksanakan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan seorang lainnya meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam, setelah tiba di Tanah Air.

 

Terkait

"Sampai saat ini sudah 15 orang jamaah yang meninggal, seorang meninggal di Batam," kata Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Debarkasi Batam, Windarto, Selasa (21/10).

Seorang haji yang meninggal di Batam, Supardi bin Samian Abdullah (76) asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau yang tergabung dalam Kelompok Terbang 14. Jenazah Supardi sudah dipulangkan ke daerah asalnya. Semua biaya perawatannya selama di RS BP Batam dan pemulangan jenazah ditanggung oleh pemerintah.

Sementara 14 orang haji lain yang meninggal di Arab Saudi adalah Misiran Sarkun Adam asal Tanjung Jabung Barat Jambi yang tergabung dalam Kloter 17, Sariyah Parmin Suneri,

Kloter 17 asal Tanjung Jabung Barat, Kamaruddin Tel Muh Itan Kloter 8 asal Kabupaten Pelalawan Riau dan Muhammad Rafi Muslihin, Kloter 14 asal Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Kemudian Maimunah Abdul Gani yang tergabung dalam Kloter 16 asal Kota Jambi, Jambi, Mariani Kloter 12 asal Ketapang, Kalimantan Barat, Misrom Karto Pawiro Kloter 17 asal Jambi dan Majilah Muhammad Birin, Kloter 12 asal Ketapang Kalimantan Barat.

Lalu Hamzah Bin Abdul Hamid yang tergabung dalam Kloter delapan asal Bengkalis Riau, Sri Wahyuni Afandi Kloter 10 asal Rokan Hilir Riau dan Djahida Tjia Kuruda Kloter 16 asal Provinsi Jambi.

Serta Zainuddin Bin Umar yang tergabung dalam Kloter 8 asal Langgam Kabupaten Pelalawan Riau dan Martius Bin Nurdin Imam yang tergabung dalam Kloter 3 asal Tampan Kota Pekanbaru Riau.

Widarto mengatakan berdasarkan ketentuan, jamaah calon haji yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Rp.35.930.000 dari Asuransi Syariah Amanah Githa. Dana asuransi jamaah haji akan diserahkan kepada ahli waris setelah mengajukan klaim asuransi kepada Asuransi Amanah Githa dengan menyertakan dokumen-dokumen yang telah ditetapkan.

Embarkasi Batam memberangkatkan lebih dari 7.000 orang calon haji dari empat provinsi yaitu Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Kalimantan Barat yang dikelompokkan dalam 18 kloter dan dua gelombang.