15 Orang Jamaah Debarkasi Batam Meninggal

Jumat , 24 Oct 2014, 09:48 WIB Redaktur : Chairul Akhmad
Jenazah (ilustrasi).
Jenazah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM – Jumlah jamaah haji Debarkasi Batam, Kepulauan Riau, yang meninggal dunia bertambah seorang menjadi 15 orang, kata Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) setempat, Kamis.

 

Terkait

PPIH Batam mencatat, haji asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Nani Sa'adah Zainal Bahri, yang tergabung dalam Kloter 4 meninggal di Makkah, Arab Saudi, Rabu (22/10) pukul 05.25 waktu setempat.

Ke-15 orang yang meninggal itu, 14 di antaranya di Arab Saudi dan seorang lainnya di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam, setibanya dari Tanah Suci. Seorang haji yang meninggal di Batam, Supardi bin Samian Abdullah (76) asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau yang tergabung dalam Kloter 14.

Sekretaris PPIH Debarkasi Batam Widarto mengatakan, berdasarkan ketentuan, ahli waris calon haji dan haji yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Rp 35 juta dari Asuransi Syariah Amanah Githa.

Dana asuransi jamaah haji akan diserahkan kepada ahli waris yang mengajukan klaim asuransi ke Asuransi Amanah Githa dengan menyertakan dokumen-dokumen yang telah ditetapkan.

Embarkasi Batam memberangkatkan lebih dari 7.000 orang calon haji dari empat provinsi yaitu Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Kalimantan Barat yang dikelompokkan dalam 18 kloter dan dua gelombang.

Daftar jamaah yang meninggal:

  1. Nani Sa'adah Zainal Bahri asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kloter 4.
  2. Supardi bin Samian Abdullah (76) asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Kloter 14.
  3. Misiran Sarkun Adam asal Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kloter 17.
  4. Sariyah Parmin Suneri asal Tanjung Jabung Barat, Kloter 17.
  5. Kamaruddin Tel Muh Itan asal Kabupaten Pelalawan Riau, Kloter 8.
  6. Muhammad Rafi Muslihin asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kloter 14.
  7. Maimunah Abdul Gani asal Kota Jambi, Jambi, Kloter 16. 
  8. Mariani asal Ketapang, Kalimantan Barat, Kloter 12.
  9. Misrom Karto Pawiro asal Jambi, Kloter 17.
  10. Majilah Muhammad Birinasal Ketapang, Kalimantan Barat, Kloter 12.
  11. Hamzah bin Abdul Hamid asal Bengkalis, Riau, Kloter 8.
  12. Sri Wahyuni Afandi asal Rokan Hilir, Riau, Kloter 10.
  13. Djahida Tjia Kuruda asal Provinsi Jambi, Kloter 16.
  14. Zainuddin bin Umar asal Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau, Kloter 8.
  15. Martius bin Nurdin Imam asal Tampan, Kota Pekanbaru, Riau Kloter 3.