Pembimbing Haji Disiagakan di Masjidil Haram

Ahad , 06 Sep 2015, 04:36 WIB Redaktur : Taufik Rachman
Masjidil Haram
Masjidil Haram

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1436H/2015M menyiagakan pembimbing ibadah haji pada tiga titik di sekitar Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, untuk membantu jamaah menjadi haji yang mabrur.

 

Terkait

"Kami menyiagakan satu orang (pembimbing ibadah) di pintu Marwah, area Mataf, dan Masaa," kata Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan Pengawasan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) Daerah Kerja Makkah PPIH 1436H/2015M, Tawwabuddin Muhammad Mulyana, di Makkah, Sabtu.

Tim pembimbing ibadah tersebut, kata dia, bertugas dalam tiga shift, setiap delapan jam bergantian.

Diakui Tawwabuddin sedikitnya jumlah petugas pembimbing ibadah yang ada di kantor daerah kerja (daker) Makkah, membuat ia melibatkan tenaga petugas pembimbing ibadah yang ada di setiap sektor untuk bergiliran siaga di Masjidil Haram.

Apalagi jumlah jamaah calon haji Indonesia juga akan terus bertambah baik dari Madinah maupun Jeddah yang langsung datang dari Tanah Air.

Pada hari ke-6 sejak jamaah calon haji Indonesia masuk Makkah pada Minggu sore (30/8) sampai kemarin, jumlah mereka telah mencapai sekitar 35 ribu orang dari 85 kelompok terbang (kloter).

Setiap hari diperkirakan sekitar sembilan ribu jamaah Indonesia akan terus mengalir ke Makkah sampai menjelang Wukuf di Arafah.

Kendati demikian tim pembimbing ibadah tidak kehilangan strategi. Menurut Tawwabbudin untuk memperkuat pengetahuan jamaah tentang ibadhn dan proses umroh dan haji, pihaknya menjemput bola dengan melakukan pembimbingan ibadah di pemondokan-pemondokan.

Salah satunya hari ini, Tawwabuddin dan timnya melakukan pembimbingan ibadah di pemondokan 911, sektor 9 di Misfalah yang dihadiri lebih dari 100 orang jamaah.

"Kegiatan seperti ini baik sekali untuk penambahan pengetahuan jamaah tentang proses ibadah haji," kata Muhammad Anwar Ali, kepala rombongan dari Samarinda, yang berasal dari kloter 01 Balikpapan (BPN).

Pada kesempatan itu, Prof Aswadi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Surabaya memberi ceramah tentang makna haji dan proses ibadah yang benar agar menjadi haji yang mabrur.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini