Pemerintah Kawal Jamaah yang Lakukan Tarwiyah

Selasa , 15 Sep 2015, 14:38 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Mina
Mina

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Sebagian jamaah haji asal Indonesia akan melakukan tarwiyah atau bermalam di Mina sebelum melaksanakan wukuf (puncak haji) di Padang Arafah. Pemerintah akan tetap mengawal jamaah yang mengikuti sunah Rasulullah SAW itu.

 

Terkait

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil mengatakan, jamaah haji Indonesia yang melakukan Tarwiyah tetap akan dimonitor dan didampingi petugas. “Kami tidak membiarkan Tarwiyah. Jangan sampai Tarwiyah dianggap melenceng. Jamaah Tarwiyah tetap dikawal,” kata dia di Makkah, seperti dilaporkan wartawan Republika, Ratna Puspita Senin (15/9).

Ketika berhaji, Rasulullah SAW berangkat ke Mina terlebih dahulu untuk mencari perbekalan, selanjutnya menuju Padang Arafah untuk melakukan wukuf. Umumnya, jamaah haji asal Indonesia langsung ke Padang Arafah, tanpa bermalam di Mina.

Pemerintah juga tidak memfasilitasi transportasi dan konsumsi jamaah yang melakukan tarwiyah. "Alur yang kami gunakan,  dari pemondokan langsung ke Arafah. Untuk yang Tarwiyah tetap kita kawal. Maktab juga kita koordinasikan,” kata Djamil.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini