Askar Janji Bantu Petugas Haji Indonesia

Kamis , 25 Aug 2016, 14:52 WIB Reporter :Didi Purwadi/ Redaktur : Achmad Syalaby
Petugas haji Indonesia sedang mengarahkan jamaah untuk miqat di masjid Bir Ali
Petugas haji Indonesia sedang mengarahkan jamaah untuk miqat di masjid Bir Ali

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1437H/2016M, Ahmad Dumyati Basori, bersama tim melakukan silaturahim ke Kepala Keamanan Masjidil Haram, Brigjen Abdullah Muhammad Al Asimi, di Masjidil Haram, Makkah, Rabu (24/8).

 

Dalam pertemuan tersebut, Abdullah menyatakan siap bekerjasama dengan petugas PPIH Arab Saudi.“Pertemuan ini disambut beliau dengan baik. Kita akan serahkan foto-foto petugas kita di Sektor Khusus Masjidil Haram dengan nama mereka dan nomor kontaknya,”kata Ahmad usai pertemuan di Masjidil Haram tersebut. “Jika ditemukan ada jamaah haji yang sakit, kelelahan atau menghadapi persoalan, mereka bisa mengontak langsung petugas kita.”

Terkait

Ahmad mengatakan pertemuan ini digelar dalam rangka memperat hubungan kedua pihak. Selain itu, pertemuan yang digelar tiap tahun itu dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan meningkatkan pelayanan terhadap jamaah di Masjidil Haram. 

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad juga menyampaikan posko Sektor Khusus  di Villa Hilton yang letaknya di Masjidil Haram. Dengan mengetahui posko Sektor Khusus, pihak keamanan Masjidil Haram bisa menyampaikan kepada petugas Sektor Khusus jika menemukan masalah terkait jamaah haji Indonesia.“Jadi, penanganan terhadap jamaah bisa lebih cepat dan lebih baik,” katanya.

"Ketika ada persoalan yang dihadapi oleh petugas kita, itu insyaAllah kita bisa mudah koordinasi dengan Brigadir Abdullah yang mewakili keamanan Masjidil Haram.’’

Ahmad mengatakan Abdullah menyambut baik dan mengapresiasi kerja dari petugas haji Indonesia yang selama ini dikenal sebagai pihak yang terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan baik.‘’Beliau mengatakan selama ini tidak ada nama jamaah haji Indonesia yang dicatat berperilaku tidak baik dan tindakan criminal lainnya,’’ kata Ahmad.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini