Jamaah Taati Jadwal Jumrah

Kamis , 15 Sep 2016, 19:15 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Ratusan ribu jamaah haji meninggalkan kota Mina usai melontar jumrah pada hari ketiga, bagi jamaah haji yang mengambil Nafar Awal, Rabu (14/9). (Republika/ Amin Madani)
Ratusan ribu jamaah haji meninggalkan kota Mina usai melontar jumrah pada hari ketiga, bagi jamaah haji yang mengambil Nafar Awal, Rabu (14/9). (Republika/ Amin Madani)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Jamaah haji Indonesia telah melakukan lempar jumrah hari kedua pada Selasa (13/9). Jamaah secara umum menaati jadwal lempar jumrah yang telah ditetapkan oleh pihak maktab.

 

Terkait

"Kami berangkat lempar jumrah sesuai jadwal pukul setengah delapan malam," kata jamaah klotwr BGJ-04, Siti Tarmiyah, ditemui usai lempar jumrah di Mina, Makkah, seperti dilaporkan wartawan Republika, Didi Purwadi, Selasa (13/9) malam.

Siti mengaku mendapat jadwal lempar jumrah pada Selasa pukul 19.30 waktu Saudi. Pada hari sebelumnya, dia mendapat jadwal pagi yakni pukul 06.30 waktu Saudi. Pihak rombongan biasanya mengingatkan jadwal lontar jumrah pada saat shalat jama Maghrib-Isya.

Marno (40) pun mengaku melakukan lempar jumrah pada Selasa malam bukan karena menghindari sinar matahari. Tapi, jamaah kloter SUB-40 ini melontar jumrah pada malam hari karena memang sesuai jadwal. "Saya berangkat jumrah ba'da shalat maghrib," katanya.

Sugito (58), jamaah kloter SOC-60, juga demikian. Ditempatkan di tenda Maktab 25 yang berjarak 4 km dari tempat jamarat, Sugito berangkat lempar jumrah selepas maghrib.

Pada tanggal 11 Dzulhijah atau 13 September, waktu larangan lontar jumrah bagi jamaah haji Indonesia yakni pukul 14.00 sampai 18.00 Waktu Saudi. Karena itu, selain selepas waktu maghrib, ada juga jamaah haji Indonesia yang dapat jadwal jumrahnya pada pagi hari.

Maghfiroh Yenny, jamaah kloter JKS-54, salah satu jamaah yang melakukan lontar jumrah pada jadwal pagi. Yenny bergerak dari tendanya di Maktab 45 pada pukul 05.30 waktu Saudi.

"Suasana sangat padat dipenuhi jamaah yang sebagian besar jamaah dari Indonesia," kata Yenny. "Meskipun padat, jamaah terlihat teratur dan mematuhi aturan-aturan yang berlaku di sepanjang jalur lempar jumrah."

Pada tanggal 12 Dzulhijah atau 14 September ini, jamaah haji Indonesia dilarang melontar pada pukul 10.30 sampai pukul 14.00 waktu Saudi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini