9 Rabiul Awwal 1442

Sepulang Umrah, Teruslah "Berihram"

Rabu , 08 Mar 2017, 17:25 WIB Redaktur : Reiny Dwinanda
Umat Islam dari berbagai negara mengenakan pakaian ihram untuk berumrah.
Umat Islam dari berbagai negara mengenakan pakaian ihram untuk berumrah.

IHRAM.CO.ID, Umrah melatih Muslim untuk menjadi pemimpin yang baik, paling tidak untuk diri sendiri. Jamaah umrah yang berangkat berkelompok pun tetap harus mampu melakukan manajemen waktu yang baik dengan memprioritaskan ibadah sebagai aktivitas utama. Selain itu, target-target ibadah lainnya, seperti tawaf sunnah, tilawah, dan berdzikir juga tak mungkin dicapai tanpa perencanaan dan mengevaluasi eksekusi nyatanya.

 

Lantas, sejauh apa latihan tersebut bisa membekas sepulang ke Tanah Air? Tentunya, itu akan bergantung pada kesungguhan tekad tiap individu. "Istikamahlah dengan semua aktivitas yang sudah dilakukan selama di Tanah Suci," kata ustaz Budi Prayitno.

Ihram merupakan simulasi sederhana untuk pengendalian diri. Selepas berumrah, teruslah "berihram" dengan cara mengikuti syariat. "Taati perintah dan larangan Allah SWT di setiap langkah kehidupan dan ikuti sunah Nabi Muhammad SAW," kata Direktur Mi'raj Tour and Travel ini.

Usahakan untuk terus menegakkan shalat tepat waktu. Peliharalah kebiasaan tadarus dan senantiasalah menjaga lisan. "Perjuangan untuk mempraktikkannya jauh lebih berat, tetapi dampaknya juga lebih mendalam," ujar ustaz Budi kepada ihram.co.id dalam penerbangan dari Jeddah menuju Jakarta selepas mendampingi jamaah keluarga besar Elcorps berumrah, Senin (6/3).

Berikutnya, perluaslah makna "ihram" di keseharian. Buktikan kita orang yang pantas menjadi kafilah. "Jadilah manusia yang paling bermanfat. Itulah yang harus dikejar sebagai cara untuk memperluas makna ihram," kata ustaz Budi.

Rasakan peran masing-masing sebagai bagian dari ibadah. Kalau Anda adalah pengusaha, berusahalah menjalankan usaha secara islami. "Niatkan dan realisasikan pekerjaan kita sebagai bentuk ibadah kepada-Nya," ucap ustaz Budi. 

 

widget->kurs();?>