Riyadh Jadi Kota Medis

Rabu , 29 Mar 2017, 15:14 WIB Reporter :Ratna Ajeng Tejomukti/ Redaktur : Agus Yulianto
Kota Riyadh, ibukota Kerajaan Arab Saudi.
Kota Riyadh, ibukota Kerajaan Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, AMMAN -- Arab Saudi bekerja sama dengan Yordania untuk membangun fasilitas kesehatan di Riyadh. Mereka berencana menjadikan kota tersebut kota medis karena tingginya permintaan fasilitas medis karena banyaknya kelompok disabilitas.

 

Terkait

Dilansir dari Arabnews Rabu, (29/3), kedua negara telah menandatangani perjanjian kerja sama, Senin (27/3) lalu oleh Yordania dan keesokkan harinya pemerintah Saudi diwakili oleh Pengusaha Investasi Saudi Khaled al Jawhar.

Berbagai fasilitas kesehatan akan dibangun di antaranya ruangan untuk 1.100 tempat tidur yang dibangun di atas lahan seluas 1,2 juta meter persegi dengan biaya 346,6 juta dollar AS. "Sejumlah anggota dewan kerja sama negara-negara teluk (GCC) telah menghabiskan jutaan riyal untuk pengobatan di luar negeri," kata dia.

Proyek ini, nantinya akan membuka lowongan pekerjaan hingga tiga ribu pekerja dan melayani 170 ribu pasien per tahun. "Ini akan mencakup tiga rumah sakit dengan teknologi medis modern berkapasitas 1.100 tempat tidur. Di samping itu, disediakan fasilitas setingkat hotel untuk pasien dan penunggu pasien," kata Jawhar.

Kepala Asosiasi Rumah Sakit Swasta Saudi Fawzi al Hammouri mengatakan, kompleks rumah sakit nantinya akan memberikan pelayanan medis bagi warga Saudi setara tingkat internasional dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi Saudi. "Ini adalah proyek yang sangat menjanjikan dan diharapkan dapat mendorong kerja sama investasi kedua negara," kata al Hammouri.

Kompleks rumah sakit ini akan menyediakan 600 tempat tidur khusus pengobatan dan terapi disabilitas fisik, 250 ranjang kesehatan masyarakat dan 250 tempat tidur untuk perwatan kesehatan pasien dalam masa penyembuhan. Selain itu, juga ada penginapan setara hotel sebanyak 120 kasur dan 12 suite, 223 vila wisata, 152 vila hotel, 448 kamar apartemen di 56 gedung, mal komersial, rekreasi dan pusat kebugaran, taman serta masjid.

Sebuah Fakultas Kedokeran khusus terapi rehabilitas juga akan didirikan dalam kompleks tersebut. Kompleks ini juga dilengkapi dengan sistem pengolahan air dan pusat pembangkit tenaga listrik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini