Saudi Harus Janji Jaga Kemanan Jamaah Haji Iran

Kamis , 20 Apr 2017, 09:28 WIB Reporter :Ratna Ajeng Tejomukti/ Redaktur : Agus Yulianto
Pengunjuk rasa memegang gambar pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, selama protes mengutuk Arab Saudi atas kematian jamaah haji (Ilustrasi)
Pengunjuk rasa memegang gambar pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, selama protes mengutuk Arab Saudi atas kematian jamaah haji (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, TEHERAN -- Pemerintah Iran tidak akan mengirimkan jamaah haji tahun 2017 jika pemerintah Saudi tidak dapat menjamin keamanan mereka.

 

Terkait

Dilansir dari Tehran Times, Rabu (20/4), Arab Saudi telah mengumumkan Iran dapat mengirim jamah hajinya seperti negara-negara lain. "Republik Islam Iran menolak menerimanya hingga Saudi menerima persyaratan yang kami ajukan untuk jamaah haji," jelas anggota parlemen Akbar Ranjbarzadeh.

Pemerintah Iran meminta kepad Saudi, agar jamaah haji mendapatkan jaminan kesehatan, martabat dan keamanan. Persyaratan ini diajukan akibat tewasnya 464 jamaah di Mina pada 24 September 2015 lalu.

Menteri Kesehatan Saudi Khaled al Falih mengatakan, korban yang tewas karena menyalahi aturan yang telah dibuat. Selain peristiwa Mina pada 11 September 2015 sebelumnya juga terjadi kecelakaan crane yang jatuh di Masjidil Haram hingga menewaskan 111 orang dan melukai 394 orang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini