Soal Dana Haji, Komisi VIII: Jamaah Haji Harus Rasakan Manfaatnya

Kamis , 04 May 2017, 16:47 WIB Reporter :Qommarria Rostanti/ Redaktur : Agung Sasongko
Jamaah haji
Jamaah haji

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Dana haji sebaiknya digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi umat. Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Parasong menyebut infrastruktur yang mendukung penyelenggaraan haji merupakan contohnya. 

 

"Jadi kalau mau investasi di infrastruktur bukan untuk jembatan, jalanan, dan lain-lain yang tidak ada hubungan langsung dengan peribadatan, melainkan harus mendatangkan manfaat langsung bagi jamaah haji," kata Ali, kepada Republika.co.id, Kamis (4/5).

Terkait

Ali menjelaskan, infrastruktur perhajian yang dimaksud diantaranya peningkatan berbagai fasilitas dan layanan perhajian baik di Indonesia maupun Arab Saudi. Misalnya berupa perbaikan asrama haji, pembinaan jamaah, peningkatan kualitas sarana dan prasana di Tanah Suci, hingga perbaikan fasilitas kesehatan di Makkah. Dengan begitu investasi di infrastruktur perhajian bertujuan mewujudkan keamanan, kenyamanan, dan kehusyukan jamaah haji. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro melontarkan wacana tentang kemungkinan menggunakan dana haji untuk pembangunan infrastruktur yang jumlah diperkirakan mencapai Rp 97,18 triliun tahun ini. Bambang menilai, investasi dana haji untuk proyek infrastruktur juga akan mendapatkan imbas hasil yang bagus. Namun, proyek-proyek infrastruktur yang akan dibiayai harus benar-benar dipilih dengan cermat.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini