Batal Berangkat, Calon Jamaah Umrah Bakal Mengadu ke YLKI

Ahad , 14 May 2017, 21:23 WIB Reporter :Stevy Maradona / Redaktur : Maman Sudiaman
Ilustrasi Travel Umrah dan Haji
Ilustrasi Travel Umrah dan Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Niat Rully Prayoga beribadah umrah ke Tanah Suci mendadak pupus. Ia tidak menyangka akan menjadi salah satu dari korban gagal berangkat calon jamaah umrah yang beberapa bulan terakhir ramai di media. Perusahaan perjalanan umrah yang ia bayar untuk membawanya ke Arab Saudi, Utsmaniyah Hannien Tour, sejauh ini belum ada tanda-tanda akan memberangkatkan dirinya.

 

Terkait

"Selasa ini (16/5) saya dan beberapa calon jamaah umroh mau ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk mengadukan nasib kami," kata Rully saat berbincang dengan Republika, Ahad (14/5) malam.

Dari informasi yang ia kumpulkan, calon jamaah dari Hannien Tour yang gagal berangkan mencapai ribuan orang. Mereka berasal dari kota Cibinong, Solo, Tasikmalaya, Tangerang Selatan, Bandung, Makassar, Surabaya, Pekanbaru, dan Jakarta.

"Saya merasa ditipu," kata konsultan yang bekerja di lembaga PBB UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime) ini. Rully mendaftar sebagai calon jamaah umroh Hannien Tour di Cibinong City Center pada akhir Januari 2017. Saat itu, kata dia, Hannien Tour sebenarnya sudah mengalami masalah keuangan. Pada 5 April, Rully terkejut membaca koran lokal di Bogor yang menulis bahwa Hannien Tour kesulitan memberangkatkan sejumlah jamaah umroh.

Pada 5 Mei, Rully berinisiatif mencari informasi ke kantor Hannien Tour di Cibinong City Center. Namun, kata dia, situasi kantor ternyata sudah tutup dan terkunci. "Tidak ada aktivitas lagi." Dari satpam yang bertugas, diketahui kantor Hannien itu tutup sejak 10 hari sebelumnya.

Ia lalu melacak ke kantor pusat, dan diberitahu ada masalah penundaan keberangkatan. Situasi di kantor pusat, kata Rully, sudah tutup operasi dan staf Hannien hampir seluruhnya sudah keluar. Ia lalu mendengar informasi bahwa Hannien Tour mengalami situasi 'total loss' dalam keuangannya sehingga kesulitan memberangkatkan calon jamaah umroh. "Tapi di laman perusahaan mereka tetap beroperasi, ini kasihan untuk calon jamaah selanjutnya," kata Rully lagi.

Republika mencoba mengontak Presiden Direktur PT Utsmaniyah Hannien Tour Farid Rosydin pada Ahad malam. Nomor telepon yang bersangkutan aktif namun tidak diangkat. Sementara laman perusahaan Hannien Tour masih aktif menawarkan paket umroh untuk periode tahun 2018. Tidak ada informasi di laman tersebut perihal calon jamaah umroh yang telat atau gagal berangkat sampai saat ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini