Bambang: Investasi Dana Haji Dikembalikan Lagi ke Jamaah

Jumat , 28 Jul 2017, 21:33 WIB Reporter :Iit Septyaningsih/ Redaktur : Dwi Murdaningsih
Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) sekaligus Menteri Bappenas, Bambang Brodjonegoro memaparkan pandangannya saat memberikan keterangan pers disela acara High Level Discussion (HLD) di Jakarta, Jumat (28/7).
Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) sekaligus Menteri Bappenas, Bambang Brodjonegoro memaparkan pandangannya saat memberikan keterangan pers disela acara High Level Discussion (HLD) di Jakarta, Jumat (28/7).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) sekaligus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengaku, banyak yang mengritik soal penggunaan dana haji untuk infrastruktur. Maka ia menegaskan, dana haji itu bukan digunakan untuk infrastruktur melainkan diinvestasikan ke infrastruktur.

 

Terkait

"Di media sosial banyak salah pemakaian kata, bukan 'digunakan' tapi 'diinvestasikan'. Jadi bukan belanja atau spending tapi investment," tutur Bambang kepada wartawan, Jumat, (28/7).

Ia menjelaskan, hasil dari investasi tersebut akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas haji jamaah Indonesia agar lebih baik. "Kita ingin semua calon haji menikmati layanan maksimal. Jadi pengelola haji itu untuk memberikan pelayanan maksimal," jelas Bambang.

Nantinya, kata Bambang, dana haji akan diinvestasikan ke proyek infrastruktur yang aman dan berisiko rendah, seperti jalan tol. "Kami menyadari dana haji itu adalah milik orang yang ingin naik haji. Jadi kita akan jaga amanah itu," tambahnya.

Menurutnya, dana haji tepat diinvestasikan ke infrastruktur karena infrastruktur merupakan proyek jangka panjang. Maka diharapkan, total dana haji yang kini mencapai Rp 90 triliun itu bisa diinvestasikan melalui berbagai instrumen.

"Nanti OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang akan pilih instrumennya yang sesuai. Kemudian DSN (Dewan Syariah Nasional) yang akan melihat dari sisi syariah, agar tidak keluar dari kaidah syariah," kata Bambang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini