Pemerintah India Cabut Subsidi Haji 2018

Rabu , 17 Jan 2018, 07:47 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Muslim di India melaksanakan shalat.
Muslim di India melaksanakan shalat.

IHRAM.CO.ID, NEW DELHI -- Menteri Urusan Minoritas India, Mukhtar Abbas Naqvi, mengatakan bahwa pemerintah telah menarik subsidi untuk haji pada tahun ini. Ia mengatakan, untuk pertama kalinya dalam sejarah kemerdekaan India, 75 ribu orang India akan pergi untuk melaksanakan ibadah haji tanpa subsidi.

 

Terkait

Pemerintah mengatakan, subsidi haji dari Rs 700 crore setiap tahun pada 2014 sekarang akan mendekati nol. Mengumumkan keputusan tersebut, Naqvi mengatakan bahwa hal itu sesuai dengan agenda pemerintah untuk memberdayakan kaum minoritas tanpa memenuhi janji atau tuntutan mereka.

"Kami tidak ingin melakukan peredaan politik, ini haji dengan harkat," kata Naqvi, dilansir dari India Today, Rabu (17/1).

Pemerintah telah menyusun kebijakan untuk menghapus subsidi haji secara bertahap, setelah Mahkamah Agung memintanya pada 2012 untuk menarik subsidi tersebut secara bertahap pada 2022. Naqvi mengatakan, tahun ini sebanyak 175 ribu Muslim akan pergi menunaikan ibadah haji.

Menurutnya, lebih dari saat subsidi ditawarkan, empat lakh orang telah mendaftar. Sementara sebanyak 1.300 wanita juga menjalani pengundian tanpa 'mahram' (teman laki-laki). Ia mengatakan, petugas Haji wanita akan pergi bersama mereka.

"Kami akan mengatur bangunan terpisah untuk mereka di Makkah-Madinah. Usaha kami adalah mengalihkan uang subsidi untuk pemberdayaan pendidikan umat Islam, terutama anak perempuan," lanjut Naqvi.

Menariknya, sebagian besar umat Islam juga telah menuntut penarikan subsidi negara untuk haji. Mereka mengklaim kondisinya, seperti wajib perjalanan oleh maskapai Air India, yang akhirnya membuat perjalanan lebih mahal.

(Baca: Di-bully karena Cintai Muslim, Perempuan India Bunuh Diri)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini