Delhi India akan Miliki Rumah Haji Perdana

Senin , 29 Jan 2018, 09:00 WIB Reporter :Lida Puspaningtyas/ Redaktur : Agus Yulianto
Bandara Chennai, India juga dipergunakan untuk embarkasi haji. (Ilustrasi)
Bandara Chennai, India juga dipergunakan untuk embarkasi haji. (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, NEW DELHI -- New Delhi, India akan segera membangun rumah Haji pertamanya tahun ini. Tempat tersebut akan menjadi embarkasi calon jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

 

Terkait

Dilansir Hindustan Times, Ahad (28/1), Pemerintah Delhi telah mempersiapkan rancangan gedung yang akan diajukan. Pembangunan awal diperkirakan sekitar bulan April. Ini akan jadi embarkasi pertama di kota.

Tanah embarkasi telah dialokasikan sejak satu dekade lalu di Sector 22 Dwarka. Pembanguna disertai sejumlah fasilitas, seperti ruang seni, asrama terpisah antara pria dan perempuan, ruang VIP, juga konter imigrasi.

Selain itu, ada aula untuk shalat, dapur dan ruang makan bersama. Embarkasi juga akan dilengkapi perpustakaan, pusat pengetahuan dan musium yang memamerkan sejarah haji India.

Delhi sebelumnya tidak punya rumah haji, padahal merupakan titik embarkasi terbesar di India. Jamaah dari Delhi berkisar antara 15 ribu-20 ribu tiap tahun.

Calon jamaah dan keluarga biasanya transit di tenda yang dibangun di Ramlila Maidan dan Dargah Faiz Ilahi sebelum berangkat. Jamaah dari sejumlah wilayah juga biasanya berangkat dari Delhi.

Seperti dari Delhiites, Uttarakhand, Punjab, Haryana, Himachal Pradesh, Uttar Pradesh bagian barat dan Chandigarh. Mereka yang berasal dari Jammu dan Kashmir punya pilihan ke National Capital selain Delhi.

Komite Haji Delhi, Ashfaque Ahmad Arfi mengatakan, jamaah akan merasakan pengalaman modernisasi dari rumah haji. "Rumah Haji Dwarka Sector 22 akan mengakomodasi sekitar 350 jamaah dalam satu waktu," kata dia.

Otoritas Departemen Pekerjaan Publik yang mengeksekusi proyek mengatakan bangunan ini akan jadi gedung hijau dengan pencahayaan alami dan mengandalkan tenaga surya. Konsumsi listriknya akan minim dan lebih hemat energi.

Awalnya, bangunan akan dibuat tujuh lantai. Namun karena dekat bandara, otoritas melarang sehingga gedung kini didesai tiga lantai saja.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini