Munatour Berangkatkan 100 Jamaah Calon Haji

Rabu , 28 Feb 2018, 11:58 WIB Redaktur : Agus Yulianto
Jamaan Penyelenggara Haji dan Umrah Khusus Munatour
Jamaan Penyelenggara Haji dan Umrah Khusus Munatour

IHRAM.CO.ID, PALEMBANG -- Biro jasa haji dan umrah Munatour plus akan memberangkatkan sekitar 100 orang jamaah calon haji ke Tanah Suci pada tahun 2018. Karyawan Biro Munatour Perwakilan Palembang, Khoiriah mengatakan, pihaknya pada tahun ini akan memberangkatkan sekitar 100 orang jamaah calon haji ke Tanah Suci, karena menyesuaikan kuota yang ditetapkan Kementerian Agama RI.

 

Terkait

Menurut dia, pada tahun lalu jamaah haji yang telah diberangkatkan sebanyak 107 orang. "Sekarang ini calon jamaah haji sudah terdaftar di biro perjalanan tersebut cukup banyak, tetapi pemberangkatannya disesuaikan dengan kuota yang ditetapkan pemerintah," katanya, Rabu (28/2). Bahkan, jamaah calon haji yang berasal dari Sumatera Selatan juga telah banyak yang mendaftar dan pada tahun 2018 ini sudah belasan orang.

Sementara mengenai daftar tunggu calon haji yang akan berangkat melalui biro jasa haji dan umrah Munatour plus, ia menuturkan, melihat dari sistem bagi yang mendaftar sekarang ini, maka berangkatnya sekitar tahun 2022. "Namun, nantinya akan melihat perkembangan, kemungkinan saja bisa lebih cepat dari itu," tuturnya.

Untuk pemberangkatan calon haji dari Munatour pada tahun ini sekitar pertengahan Agustus 2018. Adapun rute penerbangan dari Jakarta langsung ke Madinah dengan menggunakan pesawat Saudia Airlines.

"Jadi, pada tahun 2018, pesawat yang digunakan adalah maskapai Saudia Airlines, sehingga para jamaah calon haji bisa langsung diterbangkan ke Madinah," katanya.

Sementara terkait kasus kegagalan ribuan para jamaah calon umrah yang menggunakan jasa travel Abu Tours di Palembang hingga kini masih terombang-ambing. Polda Sumsel masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Bahkan pihak Polda pada Selasa (27/2) menggeledah kantor cabang Abu Tours di kota itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini