Penerbangan Haji Pertama Malaysia Berangkat pada 14 Juli

Kamis , 28 Jun 2018, 18:34 WIB Reporter :Lida Puspaningtyas / Redaktur : Andi Nur Aminah
Jamaah haji asal Malaysia (ilustrasi)
Jamaah haji asal Malaysia (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,  SEPANG -- Penerbangan haji pertama Malaysia tahun ini dijadwalkan pada 14 Juli. Sedangkan penerbangan terakhir dilakukan pada 15 Agustus.

 

Direktur pelaksana grup Tabung Haji (TH), Datuk Seri Johan Abdullah mengatakan penerbangan kembali akan berangkat dari 29 Agustus hingga 25 September. "(Akan ada) total 81 penerbangan carter khusus untuk operasi haji tahun ini, menggunakan 40 pesawat dari Malaysia Airlines Berhad (MAB) dan 41 dari Flynas," katanya pada kantor berita Bernama.

Terkait

Jenis pesawat yang akan digunakan adalah A380 untuk MAB, sementara Flynas akan mengoperasikan B747 dan A330. Johan menyampaikan hal tersebut pada sesi pengarahan 1439 H operasi Haj di TH Complex.

Johan mengatakan kuota haji untuk tahun ini tetap pada 30.200 orang. Biaya setiap peziarah dipertahankan di 9.980 ringgit Malaysia. Meskipun biaya keseluruhan ziarah meningkat sebesar 15 persen menjadi 22.250 ringgit dari 19.550 ringgit tahun lalu.

Operasi haji tahun ini akan menandai tonggak baru dengan pembukaan kompleks baru TH bagi para peziarah dari Lembah Klang dan negara-negara tetangganya. Untuk menggantikan Kompleks Kelana Jaya TH (KJTHC) yang telah beroperasi selama 36 tahun sejak 1982.

Johan menambahkan bahwa kompleks baru akan diluncurkan pada 13 Juli. Tempat ini terletak strategis sekitar 10 menit berkendara ke Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) dibandingkan dengan satu jam dari KJTHC.

Ruang keberangkatan yang lebih besar di sana akan memberikan kenyamanan bagi para peziarah. Ini karena dapat mengakomodasi penumpang dari dua penerbangan akan ditangani secara bersamaan daripada hanya satu di KJTHC.

General Manager Senior Departemen Haji Datuk Seri Syed Saleh Syed Abdul Rahman juga memberi pengarahan. Ia mengatakan di antara fasilitas tambahan yang disediakan di kompleks baru itu ada tiga blok hotel bintang empat dengan 333 kamar tersedia untuk peziarah dan anggota keluarga mereka.

Selain itu, ada tempat parkir mobil bertingkat yang dapat menampung 600 kendaraan. Parkir disediakan di hotel dengan tambahan 800 ruang parkir di Masjid Sultan Abdul Samad yang terletak di dekat kompleks. Sekitar 600 personil TH akan terlibat dalam operasi haji tahun ini.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini