Kemenag: Hotel Jamaah Haji Disewa Tiga Tahun

Sabtu , 30 Jun 2018, 14:18 WIB Redaktur : Andi Nur Aminah
Hotel-hotel di Kota Makkah (ilustrasi)
Hotel-hotel di Kota Makkah (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 16 hotel untuk jamaah haji Indonesia disewa secara tahun jamak selama tiga tahun. Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan, ke 16 hotel di Makkah itu disewa itu merupakan bagian dari 165 hotel bagi jamaah Indonesia selama di Makkah pada musim haji 1439 Hijriyah/2018 Masehi. "Tahun ini disewa multiyears," kata Sri di Jakarta, Sabtu (30/6).

 

Dia mengatakan tidak mudah mendapatkan penginapan dengan sistem kontrak tahun jamak. "Tidak banyak pemilik yang menawarkan hotel untuk disewa multiyears. Sebab, mereka ingin mendapat keuntungan lebih," kata dia.

Terkait

Sri mengatakan terdapat tiga syarat agar hotel bisa disewa secara tahun jamak. Pertama, kata dia, kontrak hotel harus dilakukan dengan pemilik bukan perantara. Kedua, harga berlaku flat selama tiga tahun. Ketiga, hotel harus berkinerja baik.

Baca: Tiga Layanan Transportasi Darat Bagi Jamaah Haji

Sementara itu, dia mengatakan terdapat 109 hotel yang digunakan tahun lalu untuk disewa ulang (repeat order) untuk tahun ini. Dia mengatakan sewa ulang didasarkan pada hasil penilaian jamaah, petugas dan kepala sektor. "Hotel yang disewa kembali ini dinilai memberikan pelayanan yang baik pada musim haji tahun lalu," kata dia.

Selanjutnya, Sri mengatakan 40 hotel lain adalah hotel yang baru dikontrak pada musim haji tahun ini. Dia mengatakan proses pemilihan hotel yang disewa juga memperhatikan kemudahan distribusi katering dan layanan transportasi ke Masjidil Haram.

Sebanyak 165 hotel di Makkah, kata dia, tersebar di tujuh wilayah yaitu Jarwal, Misfalah, Raudhah, Mahbas Jin, Syisyah, Aziziah dan Rei Bakhsy. Dari hotel-hotel itu jarak terjauh adalah 4.390 meter dan terdekat 900 meter.

Untuk Madinah, lanjut Sri, Kementerian Agama telah menyewa 107 hotel. Sebanyak 32 hotel disewa satu musim penuh. Sementara 75 hotel lainnya disewa paruh waktu.

Kloter pertama jamaah haji Indonesia akan mulai diterbangkan ke Arab Saudi pada 17 Juli 2018. Gelombang pertama menuju Madinah, gelombang kedua menuju Jeddah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini