Jamaah Haji Kepala Suku Papua Sudah Berada di Madinah

Ahad , 12 Aug 2018, 13:18 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Rombongan haji kepada suku Papua di Masjid Nabawi, Madinah. Ustad Fadlan Garamatan yang paling kanan.
Rombongan haji kepada suku Papua di Masjid Nabawi, Madinah. Ustad Fadlan Garamatan yang paling kanan.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 25 Kepala Suku Papua dan Papua Barat yang berkesempatan beribadah haji tahun ini sekarang sudah berada di Madinah. Hal ini dipastikan dengan kiriman foto melalui media sosial Teweet oleh Ustadz Fadlam R Garamatan.

 

Sebelumnya diberitakan,  tikih adar Fakfak, Sifuan Patiran,  mengatakan bersukur bisa berangkat haji ke tanah suci. Dia mengicapkan terimakasoh tak terhingga kepada banyak pohal. “Alhamdulillah, pertama-tama kami bersyukur kepada Allah. Melalui bapak-bapak ini, terutama Bapak Wapres Jusuf Kalla (ketua umum DMI), Wakapolri (Syafruddin, waketum DMI), dan juga Syaikh Khalid Al-Hamudi, sehingga kami bisa melaksanakan Rukun Islam kelima,” ungkap tokoh adat Fakfak, Sifuan Patiran di kantor DMI, Jalan Jenggala I, Jakarta, Senin (6/8).

Terkait

Sifuan merupakan,  satu dari 25 orang peserta program pemberangkatan calon jamaah haji asal Papua dan Papua Barat. Sejumlah pihak memfasilitasi mereka dalam menyempurnakan Rukun Islam yang kelima. Di antaranya adalah Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi untuk Indonesia; yayasan milik ulama kenamaan Arab Saudi, Syaikh Khalid al-Hamudi; dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Mereka dijadwalkan mulai bertolak ke Makkah pada 10 Agustus 2018 nanti.

Pada acara tersebut, Wakil Ketua Umum DMI Komjen (Polisi) Syafruddin berharap agar para peserta menjadi haji yang mabrur serta kian memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebangsaan begitu kembali ke Tanah Air.

“DMI melepas para tokoh dari Papua dan Papua Barat untuk berangkat melaksanakan ibadah haji. Kita (DMI) hanya perantara saja. Yang memberangkatkan mereka adalah Allah SWT,” kata peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2017 itu di lokasi acara.

Di antara rombongan haji asal Papua ini  terdapat beberapa Mualaf alias orang yang baru memeluk agama Islam. Untuk tahun ini, kebetulan para peserta merupakan kepala-kepala suku yang telah cukup lama menjadi Muslim.

“Ya tiap tahun. Kebetulan, ada undangan (berangkat ke Tanah Suci –Red), lalu ada juga wakaf. Ya kita salurkan wakaf itu. Insya Allah, kita harapkan ke depannya (jumlah peserta) selalu meningkat,” papar sosok yang sekarang menjabat Wakapolri itu.

Ustaz Fadlan Garamatan memang ada dalam rombongan tersebut. Ketika diwawancarai terpisah pada saat acara itu, mubaligh asal Papua tersebut menuturkan beberapa kisah haru yang dialami sejumlah calon jamaah haji peserta program ini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini