7 Jumadil Akhir 1442

Air Zamzam, Makkah, Taurat: Bila Tagar Ikut Berhaji?

Sabtu , 01 Sep 2018, 05:01 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Jamaah haji mendapat paket air Zamzam berstrikeri tagar #2019GantiPresiden di Bandara Jeddah.
Foto : Fitriyan Zamzami
Jamaah haji mendapat paket air Zamzam berstrikeri tagar #2019GantiPresiden di Bandara Jeddah.

Nah, dalam tulisan ini tergambar betapa penting posisi Air Zamzam yang selalu menjadi 'idola' oleh-oleh para jamaah haji dan umrah. Untungnya kemudian muncul kiriman berita yang lain dari Fitriyan. Isinya begini:

Kementerian Agama (Agama) saat ini mengusut foto kardus berisi air zamzam dengan tulisan #2019GantiPresiden yang viral di media sosial. Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Mastuki.

"Kami masih mendalami kasusnya dan berkordinasi dengan berbagai pihak baik perwakilan kita di Saudi dan Tanah Air untuk memastikan siapa atau pihak mana di balik kasus tersebut," ujar Mastuki saat dikonfirmasi Republika.co.id, Jumat (31/8).

Namun, berdasarkan laporan sementara yang diterima Mastuki, kardus bertuliskan #2019GantiPresiden itu ditemukan di Bandara Internasional Jedah, saat sejumlah jamaah haji furoda akan pulang ke Tanah Air.

Pada saat itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sedang konsentrasi di Terminal Haji, yang jaraknya sekitar satu kilometer dari Bandara Internasional Jeddah. Maka, kata dia, dapat dipastikan jamaah tersebut bukan berasal dari jamaah reguler atau  khusus yang berjumlah 221 ribu.

Selain itu, aturan pemberian zamzam bagi jamaah haji reguler dan khusus hanya disediakan oleh maskapai Garuda dan Saudia Airlines. "Semua jamaah akan menerima lima liter zamzam saat kedatangan mereka di bandara kedatangan di Tanah Air. Jadi tidak ada yang menerima zamzam di bandara haji Jedhah atau Madinah," ucapnya.

Namun, jika memang ada Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terlibat dalam kasus tersebut atau melanggar aturan penyelenggaraan haji, maka Kemenag akan memberikan sanksi sesuai regulasi yang ada. "Regulasi yang dimaksud itu terkait dengan aturan yang mengikat PIHK sebagai pihak yang diberi tanggung jawab menyelenggarakan haji khusus," kata Mastuki.

Adanya dua berita yang meributkan soal #2019GantiPresiden kembali membuat pertanyaan, sungguh merepotkan keberadaan tagar ini. Seperti air, mengapa tagar ini mampu merembes ke mana-mana bahkan sampai tanah suci.

Nah, di titik inilah saya berdoa agar tagar tandingan #2019Jokowi2Periode bisa juga semeriah dan sampai di negeri orang. Ayo jangan mau kalah? Dan ini membuktikan soal air Zamzam dari zaman anak beranak nabi Ibrahim, Sarah, dan Ismail ternyata tetap menarik perhatian sampai kini. Bahkan, banyak pihak yang sampai sibuk ketika ada sitker tagar yang menempel di kemasannya.

Menjumpai zaman tagar, tidak ada tagar tidak eksis? Walahu'alam bisawab.