Menteri Agama Gelar Evaluasi Haji 2018 di Makkah

Selasa , 25 Sep 2018, 17:24 WIB Reporter :Fuji E Permana/ Redaktur : Andi Nur Aminah
Ketua PPIH Arab Saudi Ahmad Dumyathi Basori
Ketua PPIH Arab Saudi Ahmad Dumyathi Basori

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menggelar rapat evaluasi operasional haji tahun 2018 di Kantor Daerah Kerja Makkah pada Senin (24/9). Rapat tersebut diikuti Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kepala Daerah Kerja dan Kepala Bidang Layanan Haji mulai dari transportasi, katering, akomodasi dan perlindungan jamaah.

Menteri Agama mengapresiasi kinerja PPIH Arab Saudi pada musim haji 1439H/2018M. Menurutnya secara umum penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik. "Itu telah diakui publik juga oleh kalangan media massa, bahkan Presiden Jokowi telah memberikan apresiasi atas suksesnya haji tahun ini," kata Lukman melalui keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (25/9).

Rapat evaluasi diawali dengan laporan Ketua PPIH Arab Saudi, Ahmad Dumyathi Basori terkait progres pelaksanaan haji. Dia menyampaikan, sampai Senin (24/9), sebanyak 191.093 jamaah haji sudah kembali ke Tanah Air. Mereka terbagi dalam 475 kelompok terbang (kloter). Sebanyak 257 kloter menggunakan Garuda Indonesia dan 218 kloter menggunakan Saudia Airlines.

"Total ada 358 jamaah wafat dan 59 jamaah masih dirawat, sampai hari ini masih ada 36 kloter dengan 11.836 jamaah di Madinah," kata Dumyathi.

Terkait layanan transportasi, dia menjelaskan, PPIH telah mengoperasikan 370 bus shawalat. Untuk layanan transportasi Makkah - Arafah mengoperasikan 1.470 bus, layanan transportasi Arafah - Muzdalifah mengoperasikan 490 bus, layanan transportasi Muzdalifah - Mina mengoperasikan 350 bus, dan layanan transportasi Mina - Makkah mengoperasikan 1.470 bus.

Layanan transportasi lainnya adalah rute Madinah menuju Makkah untuk gelombang pertama dan rute Makkah menuju Madinah untuk gelombang kedua. Untuk layanan ini lebih dari 4.600 armada transportasi dioperasikan. Jumlah yang tidak kalah banyak adalah layanan transportasi dari Makkah ke Bandara Jeddah dan sebaliknya. "Total lebih dari 4.700 armada yang digunakan, adapun untuk layanan Madinah - Bandara (pulang pergi) mencapai 4.500 armada," ujarnya.

Dumyathi menjelaskan, terkait katering, totalnya mencapai 14.274.042 boks yang didistribusikan kepada jamaah selama di Makkah. Selain itu, sebanyak 3.606.202 boks dibagikan ke jamaah selama di Madinah. Sebanyak 2.869.027 boks katering juga diberikan kepada jamaah selama fase Armina. Adapun untuk layanan katering di bandara, totalnya mencapai 205.495 boks.