23 Zulhijjah 1441

Kuota Haji Naik, Pemerintah Siapkan Anggaran Tambahan

Kamis , 18 Apr 2019, 14:06 WIB Reporter :Dessy Suciati Saputri/ Redaktur : Agung Sasongko
 Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan keterangan pers terkait kuota jamaah haji di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1).
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan keterangan pers terkait kuota jamaah haji di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah tengah menyiapkan tambahan anggaran untuk merealisasikan kenaikan jumlah kuota jamaah haji untuk Indonesia yang sebesar 10 ribu orang. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan, pemerintah juga harus menyiapkan tambahan petugas layanan haji seiring dengan bertambahnya jumlah kuota jamaah haji.

 

Hal ini disampaikannya usai rapat terbatas di Istana Merdeka pada Kamis (18/4) siang, terkait tindak lanjut hasil kunjungan Presiden ke Arab Saudi beberapa hari lalu.

Baca Juga

"Terkait adanya tambahan anggaran karena konsekuensi adanya tambahan 10 ribu jamaah adalah perlunya dipersiapkan anggaran. Tidak hanya untuk jamaah itu sendiri tapi juga penambahan petugas. Karena itu adanya penambahan jamaah kloternya akan bertambah dan tentu petugas-petugas kloter itupun juga akan bertambah," jelas Lukman.

Lebih lanjut, Lukman mengatakan, tambahan anggaran yang akan digunakan untuk mengakomodasi penambahan kuota jamaah haji tersebut berasal dari APBN, anggaran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan juga anggaran dari Kementerian Agama.

"Jadi ini yang nanti sebagian akan di dapatkan dari BPKH. Sebagian juga dari efisiensi yang dilakukan Kemenag dan terakhir dari APBN kita khususnya untuk membiayai petugas-petugas kita," kata dia.

Kendati demikian, Lukman enggan menyebut besaran anggaran yang akan disiapkan lantaran masih dikalkulasikan. Lukman berharap, pembahasan anggaran dari APBN antara pemerintah dengan DPR pun dapat segera dilaksanakan pada pekan depan.

Terkait kuota tambahan jamaah haji sebesar 10 ribu tersebut, Lukman menyebut akan didistribusikan secara proporsional kepada seluruh provinsi. Namun, kuota tersebut akan diprioritaskan bagi lansia dan para pendampingnya.

"Prioritas utamanya adalah bagi lansia dan para pendampingnya dan tentu jamaah yang lain," tambahnya.

 

widget->kurs();?>