Haji Bukan untuk Naikkan Status Sosial

Ahad , 14 Jul 2019, 16:16 WIB Reporter :Wahyu Suryana/ Redaktur : Agung Sasongko
Haji
Haji

IHRAM.CO.ID, SLEMAN -- Sebanyak 351 jamaah calon haji asal Kabupaten Sleman diberangkatkan menuju Asrama Haji Donoduhan, Kabupaten Boyolali. Mereka berangkat dari Masjid Agung dr. Wahidin Soedirohoesodo.

 

Kabupaten Sleman sendiri memiliki total 1.404 jamaah calon haji tahun ini. Mereka terbagi menjadi tujuh kelompok terbang yang akan diberangkatkan dalam tiga hari.

Terkait

Mulai dari 119 jamaah di Kloter 25 SOC yang berangkat pada Sabtu(13/7), 351 jamaah pada Kloter 26 SOC, 353 jamaah pada Kloter 27 SOC dan 352 jamaah pada Kloter 28 SOC pada Ahad (14/7).

Terakhir, ada 176 jamaah dari Kloter 97 SOC yang akan berangkat pada Senin (15/7). Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun berpesan, agar seluruh jamaah menjaga kesehatan ketika di Tanah Suci.

Selain itu, ia meminta jamaah senantiasa menjaga kelembaban. Caranya, disiplin minum cukup air mengingat perbedaan suhu dan iklim yang berbeda dengan Indonesia.

Ia mengimbau jamaah agar dapat memanfaatkan kesempatan berhaji untuk benar-benar beribadah kepada Allah SWT. Jangan sampai ibadah haji yang dilaksanakan ternodai niat-niat lain.

"Seperti untuk mendapatkan gelar haji atau untuk menaikkan status sosial di tengah-tengah masyarakat," kata Sri di Masjid Agung Sleman, Ahad (14/7).

Terakhir, ia menekankan agar jamaah untuk selalu menjaga nama baik Indonesia dan Kabupaten Sleman. Utamanya, untuk mematuhi jadwal dan aturan yang ditetapkan karena mereka duta bangsa. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini