7 Rabiul Awwal 1442

Antar Jamaah Haji Hingga 15 Kilometer Per Hari

Ahad , 21 Jul 2019, 08:07 WIB Reporter :Syahruddin El-Fikri/ Redaktur : Hasanul Rizqa
Anggota Tim Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH) memberikan masker kepada jamaah haji asal Lombok di Masjid Al Haram, Jumat (19/7).
Foto : Republika/Muhammad Hafil
Anggota Tim Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH) memberikan masker kepada jamaah haji asal Lombok di Masjid Al Haram, Jumat (19/7).

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Tubuhnya tidak terlalu besar. Tinggi badannya juga sedang-sedang saja, tetapi langkahnya sangat mantap. Namanya Herlambang Antonia, petugas haji Indonesia bagian dari anggota Tim Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (P3JH).

 

Keberadaan tim P3JH ini adalah membantu jamaah haji di sekitar Masjid Nabawi. Mereka biasanya berjaga-jaga di beberapa pos untuk memantau kondisi dan kesiapan jamaah haji asal Indonesia. Pada faktanya, cukup banyak jamaah yang terpisah dari rombongannya.

Saat jamaah terpisah inilah, tugas P3JH harus maksimal. Mereka harus siap membantu, melayani, dan melindungi jamaah haji. Tugas ini tak hanya dilaksanakan tim P3JH saja, tetapi juga oleh seluruh petugas haji Indonesia.

“Apa pun tugas utamanya, tapi kalau melihat jamaah memerlukan pertolongan, bantu jamaah,” kata Khorizi, Direktur Bina Haji, Kementerian Agama (Kemenag), beberapa waktu lalu.

Pesan ini harus tertanam kuat dalam tugas setiap anggota petugas haji. Semuanya harus sigap membantu, membina, melindungi, dan melayani jamaah haji. Pesan ini juga tertancap kuat dalam dada Herlambang Antonia.

Sebagai anggota tim P3JH, maka ia harus bergerak cepat dan penuh kesigapan. Bila jamaah memerlukan pertolongan, maka mereka siap melayani. Dalam sehari, tak terhitung jamaah haji yang terpisah dari rombongannya, baik karena faktor usia, kelelahan, dan gampang lupa.

“Banyak jamaah yang tidak mengenal jalan dan lupa tempat pulang menuju pemondokan,” katanya saat ditemui di Sektor Khusus Masjid Nabawi, Jumat (19/7).

Oleh karena faktor ini pula, maka tim P3JH menjadi pihak pertama yang bergerak melayani jamaah untuk mengantar mereka kembali ke pemondokan.

“Alhamdulillah, setiap anggota tim P3JH dalam sehari bisa mengantar tak kurang dari 20 orang jamaah ke pemondokan,” ujarnya.