Sosialisasi Istithaah Kesehatan Haji Segera Dilakukan

Sabtu , 27 Jul 2019, 19:10 WIB Reporter :Rahma Sulistia/ Redaktur : Agung Sasongko
Haji
Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Selain memakai ihram, hukum mengenakan atribut lainnya seperti masker dan kacamata, akhirnya selesai dibahas antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ada tiga hasil Ijtima Majelis Ulama Indonesia yang berhubungan erat dengan penyelenggaraan kesehatan haji, salah satunya adalah istithaah kesehatan haji.

 

Istithaah kesehatan haji, badal melontar jumrah, dan safari wukuf. Ketiga hal tersebut merupakan hasil kesepakatan Ulama Indonesia yang sangat bermanfaat bagi Jemaah haji Indonesia,” kata Sekjen Kemenkes RI, Oscar Primadi, dalam penutupan FGD Sosialisasi Hasil Ijtima MUI dalam Dakwah Kesehatan Haji di Hotel Margo, Depok, Jumat (26/7).

Terkait

Hasil ijtima ini juga telah mendorong masyarakat agar lebih memahami pentingnya kesehatan, dalam melaksanakan ibadah haji sesuai syariat Islam. Hasil ini khususnya yang berhubungan dengan kesehatan haji, akan disosialisasikan secara baik dan berkesinambungan kepada masyarakat Indonesia.

“Kami menyadari pemerintah belum cukup memberikan sosialisasi, tapi kami sudah terus menjalankan strategi komunikasi agar ini berjalan. Kemenkes tak ada arti tanpa ada dukungan, kolaborasi, dan sinergi pemahaman kepada masyarakat,” papar Oscar.

Ke depan, dari pertemuan ini dapat menguatkan antara pemerintah dengan MUI. Kemenkes ingin kegiatan Dakwah Kesehatan Haji ini, sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan haji kepada masyarakat muslim Indonesia.

Kegiatan Dakwah Kesehatan Haji ini akan diupayakan sebagai langkah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku jemaah haji tentang hubungan antara kesehatan dengan pelaksanaan ibadah haji.

“Saya meyakini bahwa kegiatan yang telah kita laksanakan selama ini, merupakan langkah yang baik dalam upaya mewujudkan jemaah haji Indonesia yang sehat dan kembali bersama keluarga di Indonesia. Selai itu juga dapat mewujudkan kesholehan sosial bagi masyarakat Indonesia,” kata Oscar lagi.

Sebenarnya dalam memperhatikan kesehatan jamaah haji, Kemenkes RI sendiri selalu menjalankan tiga tahap pemeriksaan dan dengan istithaah bisa lebih membuat ini semakin benar. Kemenkes terus berinteraksi dengan MUI, sekira hampir setahun ini dan ke depannya Oscar meyakini akan membawa manfaat khususnya umat Islam yang sedang menjalani ibadah haji.