Sibuknya Terminal Syib Amir, Layani Puluhan Ribu Jamaah Haji

Kamis , 01 Aug 2019, 18:13 WIB Redaktur : Nashih Nashrullah
 Ribuan jamaah haji ke luar dari Masjidil Haram seusai melaksanakan shalat Isya, Makkah, Rabu (31/7). Mereka bersegera ke Terminal Syib Amir untuk naik ke bus yang akan membawa mereka ke pemondokan.
Ribuan jamaah haji ke luar dari Masjidil Haram seusai melaksanakan shalat Isya, Makkah, Rabu (31/7). Mereka bersegera ke Terminal Syib Amir untuk naik ke bus yang akan membawa mereka ke pemondokan.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH— Pada penyelenggaraan haji tahun 1440H/2019M, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan sedikitnya 450 armada bus shalawat untuk melayani jamaah haji Indonesia. 

 

Bus shalawat ini akan beroperasi selama 24 jam, mengantar jamaah Masjid al-Haram ke pemondokan, atau sebaliknya dari pemondokan ke Masjid al-Haram.

Terkait

Kepala Pos Terminal Syib Amir, Sugandi, mengatakan ada tiga terminal yang melayani jamaah haji Indonesia di sekitar Masjid al-Haram, yakni Terminal Syib Amir, Terminal Jiad, dan Terminal Bab Ali. Masing-masing terminal itu melayani rute yang sudah diatur.

Baca Juga

“Di Terminal Syib Amir, disiapkan sekitar 260-300 armada. Sisanya dibagi dua, antara Jiad dan Bab Ali,” ujarnya di Terminal Syib Amir, Rabu (31/7) malam pukul 21.30 waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 00.30 WIB, Kamis (1/8).

photo

Sejumlah jamaah haji melintas di depan bus shalawat di Terminal Syib Amir, Makkah, Rabu (31/7) sore waktu Arab Saudi. PPIH Arab Saudi 2019 menyediakan sebanyak 450 bus shalawat untuk jamaah haji Indonesia.

Sugandi menjelaskan, dari tiga terminal yang ada, Terminal Syib Amir melayani rute terbanyak, atau sebanyak enam rute. Rute-rute yang dilayani dengan bus Saptco atau Rawahil itu adalah Syisyah-Syib Amir (Nomor bus 5), Syisyah-Rawdah-Syib Amir (6), Syisyah 1-Syib Amir (7), Syisyah 2-Syib Amir (8), Rawdah-Syib Amir (9), dan Jarwal-Syib Amir (10).

“Untuk Terminal Bab Ali satu rute, yakni rute Jamarat-Mahbas Jin-Bab Ali (No bus 4). Sedangkan untuk Terminal Jiad, ada dua rute, yakni Misfalah-Jiad (11), dam Rea Bakhsyi-Jiad (12),” ujar bapak empat anak ini.

Sugandi menambahkan, dengan makin bertambahnya jumlah jamaah haji Indonesia yang datang, setiap terminal akan menambahkan jumlah armadanya. “Untuk Terminal Syib Amir, pada (Rabu) kemarin, melayani sekitar 145 armada untuk bus Saptco, dan Rawahil melayani sebanyak 126 bus,” terangnya.

Adapun jumlah jamaah yang akan dilayani di Terminal Syib Amir, seiring dengan pertambahan jamaah, mencapai 22 ribu hingga 30 ribu penumpang per hari. Tapi dalam beberapa hari terakhir terus meningkat.

photo

Kepala Pos Terminal Syib Amir, Makkah, Sugandi.

“Dan nanti pada puncaknya, khusus untuk Terminal Syib Amir, akan melayani sekitar 150 ribu jamaah, atau kurang le bih 60-70 persen jamaah haji Indonesia. Sisanya di dua terminal lainnya,” kata Sugandi yang terinspirasi di Terminal Syib Amir sehingga putranya pun diberi nama Muhammad Syib Amir.

Dan untuk seluruh armada yang melayani jamaah haji Indonesia tersebut, ungkapnya, akan melayani baik kedatangan maupun keberangkatan jamah haji. 

“Dan nanti, jamaah harus paham, mulai per 5 Agustus nanti, operasional akan dihentikan sementara, karena akan memasuki puncak haji,” terangnya.

  

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini