Kloter Terakhir Jamaah Haji Aceh Diberangkatkan ke Jeddah

Senin , 05 Aug 2019, 17:43 WIB Reporter :Ali Yusuf / Redaktur : Nashih Nashrullah
Sejumlah Jamaah calon haji kloter pertama Embarkasi Aceh melambaikan tangan sebelum naik ke pesawat udara di Bandara internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Sabtu (20/7/2019).
Sejumlah Jamaah calon haji kloter pertama Embarkasi Aceh melambaikan tangan sebelum naik ke pesawat udara di Bandara internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Sabtu (20/7/2019).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Sebanyak 367 jamaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12 diberangkatkan. Jamaah kloter terakhir ini diberangkatkan via Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar menuju Arab Saudi, pada pukul 10.48 Wib, Ahad (4/8). 

 

Kakanwil Kemenag Aceh, M Daud Pakeh, mengatakan semua penerbangan jamaah Aceh menggunakan maskapai Garuda Indonesia Boeing 777-300 ER. Jamaah akan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi pada pukul 14.40 WAS. 

Terkait

"Berangkatnya kloter 12 ini menandakan berakhirnya fase pemberangkatan jamaah haji embarkasi Aceh tahun 2019. Kloter 12 ini diisi jamaah campuran dari 18 kabupaten/kota di Aceh," kata Daud Pakeh melalui keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Senin (5/8).  

Baca Juga

Daud mengaku bersyukur proses keberangkatan jamaah mulai dari kloter pertama sampai kloter terakhir lancar. Hal tersebut kata dia, manandakan semua sistem bekerja dengan baik. "Alhamdulillah pemberangkatan JCH Aceh dari kloter pertama hingga terakhir berjalan dengan lancar," katanya.  

Menurutnya, dengan berangkatnya 367 jamaah  pada siang tadi itu, maka pada 2019 ini jamaah haji Aceh yang berangkat ke tanah suci berjumlah 4.666 orang.   

Daud mengatakan, tahun ini open seat tidak berangkat dari 4.651 jumlah kuota jamaah Aceh sebanyak 45 orang, dengan keterangan open seat empat orang wafat di daerah, lima orang sudah masuk embarkasi.

Akan tetapi tidak jadi berangkat karena sakit atau perlu pendamping dan 36 orang batal berangkat sejak di daerah karena sakit dan perlu pendamping. "Sehingga jamaah yang sakit itu tidak melakukan pelunasan," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, Daud Pake juga berterimakasih kepada semua pihak dan para stakeholders yang terlibat terhadap kebersamaan dalam menyukseskan pemberangkatan jamaah haji 2019 di embarkasi Aceh. 

Kakanwil juga meminta jamaah Aceh, baik yang baru saja berangkat maupun yang sudah lama di Saudi supaya menjaga kesehatan mendekati puncak haji. Dia juga meminta, ketika kondisi tidak memungkin agar tidak memaksakan diri untuk berkunjung ke Masjid al-Haram.

Selama di Arab Saudi, jamaah kloter 12 akan menempati penginapan di Maktab 18, wilayah Syisyah sektor 2. Setelah tiba nanti nanti, kloter 12 juga harus langsung mempersiapkan fisik, karena waktu berhaji sudah semakin dekat.