Mayoritas Jamaah Haji Memilih Melaksanakan Nafar Awal

Selasa , 13 Aug 2019, 13:56 WIB Reporter :Syahruddin El Fikri/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Kadaker Madinah Akhmad Jauhari memberikan keterangan kepada wartawan tentang persiapan keberangkatan jamaah haji di Madinah menuju Makkah, Kamis (11/7), di Madinah. Rencananya jamaah akan mulai berangkat secara bertahap, dimulai dari tanggal 14 Juli 2019. Setiap kloter disiapkan 10 bus. Kloter yang pertama berangkat adalah kloter 1 dan 2 BTH, serta Kloter 1 SUB.
Kadaker Madinah Akhmad Jauhari memberikan keterangan kepada wartawan tentang persiapan keberangkatan jamaah haji di Madinah menuju Makkah, Kamis (11/7), di Madinah. Rencananya jamaah akan mulai berangkat secara bertahap, dimulai dari tanggal 14 Juli 2019. Setiap kloter disiapkan 10 bus. Kloter yang pertama berangkat adalah kloter 1 dan 2 BTH, serta Kloter 1 SUB.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH— Proses pelaksanaan nafar awal,  berlangsung lancar. Sebanyak 120 ribu jamaah haji Indonesia memilih melaksanakan nafar awal untuk melontar jumrah. 

 

Demikian disampaikan Kepala Satuan Tugas (Satgas) Mina, Akhmad Jauhari, kepada tim Media Center Haji (MCH), Senin (12/8)  malam sekitar pukul 21.45 waktu Arab Saudi,  atau sudah memasuki Selasa (13/8)  dinihari waktu Indonesia Barat di Maktab 50, Posko Mina. 

Terkait

Dia mengatakan, dari angka tersebut, menunjukkan bahwa mayoritas jamaah haji Indonesia khususnya yang reguler memilih nafar awal. Artinya yang melaksanakan jumrah hingga hari ketiga (10, 11, dan 12 Zulhijjah) lebih banyak dibandingkan dengan yang mengambil nafar tsani (nafar kedua).   

Baca Juga

"Dari data yang kami miliki, setidaknya mencapai angka 57 persen yang memilih nafar awal dibandingkan nafar tsani," ujar Jauhari.   

Data ini, kata dia, sekaligus juga menunjukkan bahwa jamaah haji Indonesia yang tersisa di Mina sekitar 92 ribu jamaah. "Kurang lebih segitu angkanya," Jelas Jauhari. Dia menilai secara umum pelaksanaan Nafar awal berlangsung lancar.  

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini