PPIH Debarkasi Solo Siap Sambut Kloter I Sukoharjo

Sabtu , 17 Aug 2019, 21:59 WIB Reporter :Binti Sholikah / Redaktur : Nashih Nashrullah
Ribuan jamaah melaksanakan tawaf di seputaran Ka'bah pada Sabtu (17/8) dinihari. Ada yang tawaf dalam rangka tawaf wada, tawaf sunnah, serta melakukan umrah sunnah.
Ribuan jamaah melaksanakan tawaf di seputaran Ka'bah pada Sabtu (17/8) dinihari. Ada yang tawaf dalam rangka tawaf wada, tawaf sunnah, serta melakukan umrah sunnah.

IHRAM.CO.ID, SOLO – Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo berserta seluruh satuan tugas (satgas) telah siap menyambut kedatangan para jamaah haji dari tanah suci. 

 

Rencananya, kelompok terbang (kloter) pertama asal Kabupaten Sukoharjo akan tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo di Kabupaten Boyolali pada Ahad (18/8) pukul 09.20 WIB.  

Terkait

Kasubag Penerangan Humas dan Protokol PPIH Debarkasi Solo, Agus Widakdo, mengatakan mulai Jumat (16/8) seluruh satgas dan PPIH sudah masuk ke Debarkasi Haji Donohudan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sebelum menuju pos masing-masing, seluruh satgas dan PPIH mengikuti acara istighastah bersama di Masjid Asrama Haji. 

Baca Juga

Kegiatan istighasah bertujuan untuk memanjatkan doa bersama demi kelancaran dalam menyambut jamaah haji Debarkasi Solo. Istighasah dimulai bakda magrib sampai dengan isya yang dipimpin Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Haji PPIH Debarkasi Solo, M Afief Mundzir.  

"Jumlah petugas dalam menyambut kepulangan jamaah haji lebih sedikit dari petugas pemberangkatan. Sekarang jumlah petugas hanya 200 orang," kata Agus kepada wartawan, Sabtu (17/8).

Selain mempersiapkan penyambutan jamaah haji, PPIH dan satgas juga merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan Republim Indonesia dengan melaksanaakn upacara bendera di halaman Asrama Haji pada Sabtu pagi. Seusai upacara, dilanjutkan dengan persiapan posko masing-masing. Kemudian, pada pukul 15.00 WIB dilaksanakan pengukuhan satgas PPIH di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan. 

Agus menambahkan, pelaksanaan ibadah haji dari Embarkasi/Debarkasi Solo sementara ini berjalan dengan lancar. PPIH juga mencatat adanya penurunan jumlah jamaah haji yang meninggal tahun ini. 

Pada musim haji 2018, terdapat 35 jamaah haji Embarkasi Solo yang meninggal. Jumlah tersebut terdiri dari 25 jamaah meninggal sebelum Armuzna, satu jamaah meninggal di Arafah, tiga jamaah meninggal di Muzdalifah, dan enam jamaah meninggal di Mina.

Sementara untuk pelaksanaan haji tahun ini, hingga Sabtu (17/8), jumlah jamaah haji yang meninggal sebanyak 22 jamaah. Jumlah tersebut terdiri dari 16 jamaah meninggal sebelum Armuzna, satu jamaah meninggal di Arafah, dan lima orang meninggal di Mina. 

Dia menjelaskan, terjadi penurunan cukup sifnifikan terkait jamaah haji meninggal dunia yang berangkat dari Embarkasi Solo dari mulai penerbangan terakhir kloter 97 sampai dengan pascaarmuzna, turun sekitar 37 persen. “Mari doakan bersama semoga tren positif ini dapat terus berlanjut sampai dengan pemulangan kloter terakhir nanti," kata dia.