2 Rabiul Awwal 1442

KBIH Diminta Dukung Program Kesehatan Haji

Senin , 02 Sep 2019, 10:22 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Agung Sasongko
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, PKHI, Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusup Singka.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, PKHI, Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusup Singka.

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) diminta mendukung program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang kesehatan haji.  "Kami mengakui kesulitan dalam memberikan arahan kesehatan kepada KBIH," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka, Senin (2/9).

 

Menurutnya, sebagian KBIH belum sejalan dengan program-program kesehatan yang dibuat Kemenkes melalui Pusat Kesehatan haji. Meski demikian masih ada KBIH yang sejalan dengan kesehatan namun itu tidak banyak. 

Salah satu contoh, lanjutnya, KBHI sejalan dengan program kesehatan haji adalah KBIH yang mementingkan kesehatan jamaah. KBIH tidak memaksakan jamaah mengikuti program di luar rukun dan wajib haji. 

"Mereka (KBIH) memperhatikan waktu istirahat jamaah," katanyam

Padahal kata Eka, KBIH yang pro dengan kesehatan dan komit dengan amanah aturan perundang-undangan tentang ibadah haji akan menambah kualitas ibadah jamaahnya. "Dan tentunya bisa melakukan perlindungan yang baik kepada jamaah nya," katanya. 

Menurut Eka, selain faktor kekurangan cairan, kelelahan, lingkungan dan kemampuan beradaptasi. Perilaku jamaah menjadi salah satu faktor penyebab permasalahan kesehatan yang dialami jamaah haji Indonesia.  

Untuk itu KBIH sebagai koordinator jamaah haji dapat mengarahkan perilaku hidup sehat kepada para jamaah haji di bawa bimbingannya selama di Tanah Suci. Sehingga angkat kesakitan dan kematian bisa ditekan.

"Kurangnya kesadaran jamaah menjaga kondisi kesehatan tubuhnya menjadi pemicu tingginya angka kesakitan dan kematian jamaah haji Indonesia," katanya.

 

widget->kurs();?>