12 Rabiul Awwal 1442

Ace: Masih Ada Waktu Pemerintah Lobi Saudi Soal Kuota Haji

Jumat , 10 Jan 2020, 15:45 WIB Reporter :Febryan A/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Ace: Masih Ada Waktu Pemerintah Lobi Saudi Soal Kuota Haji. FOTO:  Kuota haji (ilustrasi).
Ace: Masih Ada Waktu Pemerintah Lobi Saudi Soal Kuota Haji. FOTO: Kuota haji (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kuota Haji 2020 telah ditetapkan sebanyak 221 ribu jamaah. Sementara dibandingkan tahun lalu, jumlahnya mencapai 231 ribu jamaah karena adanya kuota tambahan.

 

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mendesak Menteri Agama Fachrul Razi agar terus melobi Arab Saudi guna mendapatkan kuota tambahan. "Setidaknya sama seperti tahun kemarin sebanyak 231 ribu jamaah," kata Ace ketika dihubungi Republika.co.id dari Jakarta, Jumat (10/1).

Baca Juga

Menurut Ace, meski sudah masuk tahun 2020, pemeritah masih memiliki cukup waktu untuk melobi Kerajaan Saudi. Berkaca pada tahun lalu, penambahan kuota haji 2019 berhasil dilakukan lewat lobi yang dilakuan pada bulan April.

"Penambahan kuota haji tahun lalu, yang merupakan lobi langsung Presiden Jokowi ke Raja Salman, dilakukan mendekati pada pelaksanaan haji 2019," ucap Ace.

Ace pun meminta pemerintah, terutama Kementerian Agama, untuk melakukan pendekatan intensif dengan pihak Arab Saudi. Pendekatan diplomatik, kata dia, juga harus diupayakan.

"Kami Komisi VIII selalu mendorong agar Menteri Agama terus bekerja memastikan penambahan kuota haji ini," kata politisi Golkar itu.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) telah berupaya meminta Kerajaan Arab Saudi menambah kuota dasar haji Indonesia menjadi 231 ribu atau tetap sama dengan tahun 2019. Namun Saudi memberikan kuota sebanyak 221 ribu.

Menurut pihak Kemenag, Kerajaan Arab Saudi tak bisa menambah kuota dasar Indonesia karena terikat dengan keputusan OKI. Penentuan kuota haji ini mengacu kepada kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi OKI pada 1987 di Amman, Yordania. Hitungannya, dari seribu orang penduduk Muslim di suatu negara, hanya satu orang yang punya kesempatan berangkat haji tiap tahunnya.

Menag Fachrul Razi menyebut Indonesia belum perlu melobi OKI. Sebab, ia yakin, Kerajaan Saudi akan memberikan 10 ribu kuota tambahan seperti tahun 2019.

"Jadi jumlahnya tetap sama dengan yang lalu yakni sebanyak 231 ribu dari 221 ribu dan kuota 10 ribu tambahan dari pemerintah Saudi," kata Facrul, Jumat (13/12).

photo

Mengenal kuota haji.

 

widget->kurs();?>