Saudi Hentikan Umroh, Ketua PBNU: Jamaah Harap Sabar

Jumat , 28 Feb 2020, 00:13 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Bayu Hermawan
Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj
Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof KH Said Aqil Siraj mengimbau kepada jamaah Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umroh, untuk bersabar. Hal itu disampaikan Kiai Said menyusul kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang mengeluarkan kebijakan menghentikan sementara kegiatan ibadah umroh.

 

Terkait

Menurut Kiai Said, kebijakan Arab Saudi tersebut hanya bersifat sementara, sehingga umat Islam di dunia visa selamat dari bahaya virus Corona. "Ya kita sabar dong. Sementara," ujar Kiai Said di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (27/2).

Baca Juga

Kiai Said tidak mengetahui secara kapan masayarakat Indonesia bisa kembali lagi melaksanakan ibadah umrah. Namun, menurut dia, setelah virus Corona dianggap selesai, jamaah umrah Indonesia pasti akan bisa berangkat lagi ke tanah suci Makkah.

"Sampai betul-betul yakin gak ada Corona. Karena, jamaah di Indonesia, Singapura, Malaysia, yang ada di Korea juga banyak," katanya.

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sedang berupaya untuk melobi Pemerintah Arab Saudi. Menurut dia, Duta Besar Indonesia untuk Saudi sedang melakukan komunikasi agar Indonesia tidak menjadi negara yang dilarang.

Namun, Kiai Said meminta kepada pemerintah Indonesia untuk menerima saja keputusan Pemerintah Arab Saudi tersebut. Karena, menurut dia, keselamatan lebih penting daripada kemanfaatan.

"Tapi kalau kita lihat demi kepentingan orang banyak. Kita terima lah. Gak ada maksud yang lain, hanya keselamatan. Umrah kan banyak sekali dari berbagai negara, mencegah itu semua lah. Mencegah kehancuran harus kita dulukan daripadai memetik kemanfaatan.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi telah mengeluarkan pernyataan penghentian umrah mulai Kamis (27/2) hari ini. Hal ini dilakukan otoritas Saudi untuk melindungi negaranya dari penyebaran virus Corona. Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel membenarkan informasi penghentian sementara umroh tersebut.

"Benar, Info dari Kemenlu KSA (Saudi Arabia)," ujar Maftuh dalam pesan teksnya, Kamis (27/2).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini