Kegiatan Manasik Bagi Calon Jamaah Umroh Tetap Dilakukan

Jumat , 28 Feb 2020, 18:44 WIB Reporter :Lilis Sri Handayani/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Calon jemaah umroh menunggu kepastian keberangkatan ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2).
Calon jemaah umroh menunggu kepastian keberangkatan ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2).

IHRAM.CO.ID,CIREBON – Kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara kedatangan jamaah umroh untuk mencegah penyebaran virus corona, membuat keberangkatan calon jamaah umroh dari Indonesia menjadi tertunda.

 

Hal itu seperti yang dialami sekitar 130 calon jamaah umroh dari Travel Umroh dan Haji Plus, Salam Tour Cirebon. Mereka terpaksa harus menunda keberangkatan umroh ke Tanah Suci.

Terkait

‘’Keberangkatan mereka akan kami reschedule setelah umroh dibuka kembali,’’ ujar Direktur Utama Salam Tour, Ustaz Dede Muharam, kepada Republika, Jumat (28/2).

Dede mengungkapkan, penghentian kedatangan jamaah umroh yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi itu bersifat sementara. Berdasarkan informasi resmi yang diterimanya dari pihak Saudi Airlines, penutupan umroh itu hanya akan berlaku hingga 13 Maret 2020.

Setelah umroh kembali dibuka, lanjut Dede, maka perjalanan umroh para jamaah dari Salam Tour akan kembali dilanjutkan. Karena itu, kegiatan manasik bagi para calon jamaah umroh tetap dilakukan.

Dede pun memaklumi kebijakan penghentian sementara umroh yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus Corona. Apalagi, saat Tawaf berlangsung, akan terjadi persentuhan di antara para jamaah dari berbagai negara.

Seperti diketahui, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan melarang sementara kedatangan jamaah yang ingin melaksanakan ibadah umroh. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus Corona ke negara tersebut. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini