KJRI Istanbul Bantu Jamaah Umroh Pulang ke Indonesia

Sabtu , 29 Feb 2020, 17:15 WIB Redaktur : Reiny Dwinanda
Turkish Airlines. KJRI Istanbul membantu jamaah umroh pulang ke Indonesia. Hingga Jumat, 222 WNI jamaah umroh sudah diterbangkan rute Istanbul-Jakarta, salah satunya dengan pesawat Turkish Airlines.
Turkish Airlines. KJRI Istanbul membantu jamaah umroh pulang ke Indonesia. Hingga Jumat, 222 WNI jamaah umroh sudah diterbangkan rute Istanbul-Jakarta, salah satunya dengan pesawat Turkish Airlines.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menyikapi penangguhan sementara akses masuk warga asing ke wilayah Arab Saudi sejak Kamis (27/2), KJRI Istanbul telah memberikan fasilitasi kekonsuleran. Bantuan koordinasi langsung diberikan kepada travel dan maskapai penerbangan agar WNI dapat segera kembali ke Indonesia.

 

Terkait

Hingga Jumat (28/2), terdata 222 WNI jemaah umroh dari beberapa penyelenggara travel asal Indonesia yang dapat kembali ke Tanah Air dengan rute Istanbul-Jakarta ataupun rute Istanbul-Denpasar baik menggunakan berbagai maskapai penerbangan. Turkish Airlines, Saudi Airlines, Qatar Airlines, dan Emirat Airlines telah menerbangkan jamaah Indonesia.

Baca Juga

"Seluruh WNI yang ditemui pihak KJRI di bandara terpantau dalam keadaan sehat dan situasi aman," ujar Konjen RI di Istanbul Iman As'ari melalui keterangan tertulisnya, Sabtu.

Selain yang sudah dipulangkan, terdapat 145 WNI yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air menggunakan maskapai Turkish Airlines pada Ahad (1/3). Lantas, sembilan WNI akan kembali ke Indonesia dengan maskapai Saudi Airlines pada Senin (2/3).

Konjen telah menginstruksikan seluruh jajarannya di KJRI Istanbul agar berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada WNI di Istanbul, khususnya jemaah umroh yang terdampak kebijakan pemerintah Saudi tersebut. Selain itu, Konjen mengimbau calon jamaah umroh tetap tenang dan dapat menghubungi hotline KJRI Istanbul pada nomor +90534 4535611, apabila menemui kesulitan dalam berkoordinasi dengan pihak travel dan agensi penerbangan.

Pemerintah Arab Saudi menangguhkan sementara akses umroh dan ziarah bagi warga negara asing sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona tipe baru, Covid-19. Sekitar 2.000 jamaah Indonesia batal berangkat umroh menyusul kebijakan tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini