Ribuan Calhaj Ikuti Bimbingan Pramanasik

Selasa , 10 Mar 2020, 02:03 WIB Reporter :Lilis Sri Handayani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Manasik haji (Ilustrasi).
Manasik haji (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,  INDRAMAYU – Ribuan calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon mengikuti kegiatan bimbingan pramanasik haji, Senin (9/3). Kegiatan itu diharapkan membantu calhaj dalam memahami tata cara berhaji yang baik dan benar.

 

Terkait

Kegiatan bimbingan pramanasik tersebut digelar di Masjid Roduatul Jannah Islamic Center, Indramayu. Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat hadir langsung memberikan arahan di hadapan calon tamu Allah tersebut.

Baca Juga

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu, Munir Huda, menyebutkan, pada tahun ini jumlah calhaj asal Kabupaten Indramayu mencapai 1.773 orang. Sementara itu, dari Kota Cirebon sebanyak 356 orang.

"Jumlah itu bukan jumlah yang sedikit untuk ditangani. Namun, dengan profesionalitas dari para pengurus jamaah haji, tentu akan menjadikan ibadah haji tahun ini berjalan sukses," kata Munir.

Munir berharap kegiatan pramanasik calhaj Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon itu bisa berjalan dengan baik. Dia pun meminta seluruh calhaj untuk bisa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.

"Setelah pramanasik ini, selanjutnya akan dilakukan manasik di masing-masing KBIH," kata Munir.

Sementara itu, Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat menilai terselenggaranya kegiatan pramanasik haji bagi calhaj asal Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon itu menunjukkan kerja sama yang baik antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Indramayu.

"Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan manasik haji yang nantinya akan membantu para jamaah calon haji dalam memahami tata cara berhaji yang baik dan benar," ujar Taufik.

Dengan pemahaman yang benar, Taufik melanjutkan, calhaj diharapkan nantinya dapat melaksanakan seluruh tahapan serta rukun ibadah haji dengan lebih mudah dan lancar.

Selain itu, bimbingan pramanasik juga sebagai momen silaturahim sesama calhaj. Dengan demikian, mereka makin mengenal dan bisa saling membantu dalam mempersiapkan perjalanan ke Tanah Suci.

Taufik menambahkan, untuk mendukung pelaksanaan haji, asrama embarkasi haji Indramayu akan segera dibangun pada tahun ini di Desa Legok, Kecamatan Lohbener. Bahkan, pekerjaan jasa konsultan perencanaan dan detail engineering design (DED) telah dimulai sejak 14 Januari 2020 lalu.

"Setelah proses ini, kemudian dilakukan pekerjaan teknis yang diawali dengan proses pengurukan lahan," kata Taufik.

Kegiatan pembangunan asrama embarkasi haji itu dilakukan langsung oleh Kementerian Agama melalui Kanwil Kemenag Jawa Barat. Adapun besaran anggarannya mencapai Rp 100 miliar, yang bersumber dari APBN sebesar Rp 75 miliar dan APBD provinsi Rp 25 miliar.

Sementara itu, Pemkab Indramayu telah menganggarkan untuk pengurukan tanah sebesar Rp 3 miliar yang ada di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu.

"Asrama embarkasi haji Indramayu itu nantinya sebagai sarana pendukung untuk mewujudkan BIJB Kertajati sebagai bandara embarkasi haji. Semoga Allah memberikan kelancaran proses pembangunan asrama embarkasi haji Indramayu ini," tutur Taufik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam, mengatakan, pada penyelenggaraan haji tahun ini pemerintah telah mengambil kebijakan bahwa satu hotel harus diisi oleh jamaah dari kabupten/kota yang sama.

"Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah dalam koordinasi penyelenggaraan haji di Tanah Suci," kata Ajam.

Sementara itu, terkait dengan pembangunan asrama embarkasi haji Indramayu, Ajam menjelaskan, peletakan batu pertama akan dilaksanakan pada April 2020 mendatang. Dia mengatakan, asrama itu diharapkan akan menjadi asrama embraksi haji terbaik di Indonesia karena dilengkapi dengan miniatur pesawat dan direncanakan pula dilengkapi museum haji.