Puskes Haji Kumpulkan PPIH Saudi Perkuat Layanan Kesehatan

Kamis , 12 Mar 2020, 14:30 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Pusat Kesehatan Haji (Puskes Haji) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumpulkan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2020. Pertemuan ke-2 yang digelar sejak tanggal 11-13 Maret ini dalam rangka penguatan koordinasi dan konsolidasi PPIH Arab Saudi bidang kesehatan untuk operasional kesehatan haji tahun 2020.(dok. Istimewa)
Pusat Kesehatan Haji (Puskes Haji) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumpulkan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2020. Pertemuan ke-2 yang digelar sejak tanggal 11-13 Maret ini dalam rangka penguatan koordinasi dan konsolidasi PPIH Arab Saudi bidang kesehatan untuk operasional kesehatan haji tahun 2020.(dok. Istimewa)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pusat Kesehatan Haji (Puskes Haji) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumpulkan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2020. Pertemuan ke-2 yang digelar sejak tanggal 11-13 Maret ini dalam rangka penguatan koordinasi dan konsolidasi PPIH Arab Saudi bidang kesehatan untuk operasional kesehatan haji tahun 2020.

 

Terkait

"Dalam rangka penguatan koordinasi dan konsolidasi kami kumpulkan PPIH Arab Saudi," kata Kepala Pusat Kesehan Haji Eka Jusup Singka saat dihubungi, Kamis (12/3).

Eka berharap, dengan adanya penguatan koordinasi dan konsolidasi antara PPIH Arab Saudi ini sehingga operasional kesehatan haji bisa berjalan dengan baik. Dengan demikian jamaah haji Indonesia dapat terlayani dengan baik oleh petugas haji bidang kesehatan.

"Semua ini demi terselenggaranya operasional kesehatan haji dengan baik," katanya.

Eka mengatakan dalam pertemuan koordinasi dan konsolidasi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan ini, pihaknya telah memberikan arahan agar semua petugas kesehatan bekerja sama dalam menyukseskan penyelenggaraan haji. Untuk itu penguatan antarsesama petugas kesehatan diperlukan.

"Kepada semua petugas haji bidang kesehatan saya meminta penguatan kerjasama tim PPIH dan perbaikan sistem kerja yang cepat, efektif dan fleksibel," katanya.

Dan yang paling penting agar petugas haji bidang kesehatan dapat menjaga  marwah kesehatan selama bekerja melayani jamaah haji di Arab Saudi. Karena petugas kesehatan sangat berperan dalam mengendalikan faktor resiko. 

"Untuk itu semua harus melakukan pengendalian faktor risiko agar jamaah haji dapat menjalankan ibadahnya dengan baik," katnya.

Sementara itu dihubungi terpisah Koordinator Kesehatan Haji Daker Madinah, Edi Supriyatna menghimbau semua petugas haji bidang kesehatan untuk dapat bekerjasama dalam menyatukan visi dan misi Pusat Kesehatan Haji. Hal tersebut demi terselenggaranya penyelenggaraan kesehatan haji yang maksimal.

"Seluruh calon PPIH harus saling berkoordinasi untuk menyusun strategi dan mendalami juknis yang telah disusun guna memperkuat kerjasama setiap tim," katanya.