Kemenag Pastikan Penyiapan Petugas Haji Terus Berjalan

Kamis , 19 Mar 2020, 07:35 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Ani Nursalikah
Kemenag Pastikan Penyiapan Petugas Haji Terus Berjalan. Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhiid.d Sa
Kemenag Pastikan Penyiapan Petugas Haji Terus Berjalan. Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhiid.d Sa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah terus melaksanakan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M, termasuk salah satunya penyiapan petugas haji. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid saat membuka seleksi petugas haji non-kloter tingkat pusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

 

Terkait

Zainut menyebut pemerintah berkomitmen tetap melaksanakan persiapan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. "Rangkaian rekrutmen petugas haji ini sangat penting, di mana semua aspek unit manajemen penyelenggaraan harus berjalan sesuai dengan waktu yang ditetapkan," ujar Zainut dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Kamis (19/3).

Baca Juga

Sesuai rencana perjalanan haji (RPH) 1441 H/2020 M, pemberangkatan jamaah haji kloter pertama akan dilaksanakan pada 26 Juni 2020, sedangkan kloter terakhir pada 25 Juli 2020. Pelaksanaan wukuf di Arafah jatuh pada 30 Juli 2020.

Adapun pemulangan jamaah haji yang pertama akan dilaksanakan 6 Agustus 2020, sedangkan jadwal akhir pemulangan pada 4 September 2020. "Dengan demikian maka petugas haji harus sudah tersedia semuanya (sebelum keberangkatan jamaah)," katanya.

Senada dengan Wamenag, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali menyampaikan penyiapan petugas haji mulai dari rekrutmen hingga pelatihan tetap berjalan sesuai RPH. "Yang pertama, pada 4 Februari 2020 telah dilaksanakan seleksi PPIH kloter dan PPIH Arab Saudi tingkat kabupaten/kota, dan ini untuk pertama kalinya dilakukan dengan sistem CAT," kata Nizar.

Selanjutnya, pada 13 Februari 2020 telah dilakukan seleksi PPIH Arab Saudi tingkat kantor wilayah. Pada 28 Februari 2020, dilaksanakan pelatihan PPIH kloter di 13 embarkasi. Pelatihan ini berlangsung selama 10 hari.

Seleksi petugas non-kloter atau PPIH Arab Saudi tingkat pusat dilaksanakan Rabu (18/3). Selanjutnya, peserta yang lolos seleksi akan melaksanakan pelatihan selama 10 hari. Pelatihan ini direncanakan dimulai pada 10 April mendatang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini