Rabu 13 May 2020 05:35 WIB

Hari Pertama Pelunasan Haji, 2.404 Jamaah Lunasi Biaya

Saat itu, masih terdapat 22.919 kuota haji yang belum terlunasi.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Gita Amanda
Ilustrasi foto calon Jamaah Haji sedang menerima uang saku, (ilustrasi). Hingga Selasa sore, ada 2.404 jamaah yang melunasi biaya haji.
Foto: Dok Republika/Rakhmawaty La'lang
Ilustrasi foto calon Jamaah Haji sedang menerima uang saku, (ilustrasi). Hingga Selasa sore, ada 2.404 jamaah yang melunasi biaya haji.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441H/2020M tahap II mulai dibuka. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Muhajirin Yanis mengatakan, sampai dengan penutupan Selasa (12/5) sore, ada 2.404 jamaah yang melakukan pelunasan.

"Hingga Selasa sore, ada 2.404 jamaah yang melunasi biaya haji. Terdiri dari 2.027 jamaah haji reguler, dan 377 jamaah dengan status cadangan,” ucap Muhajirin dalam keterangan yang didapat Republika, Rabu (13/5).

Baca Juga

Pelunasan BPIH tahap I ditutup pada 30 April 2020 lalu. Saat itu, masih terdapat 22.919 kuota haji yang belum terlunasi.

Jumlah ini terdiri dari 21.157 kuota jamaah haji reguler,  1.512 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), dan 250 pembimbing ibadah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KIHU). Untuk itu, dibuka pelunasan tahap II dengan periode pelunasan tanggal 12 sampai 20 Mei 2020.

Menurut Muhajirin, pelunasan tahap kedua ini dibuka untuk jamaah berhak lunas yang mengalami gagal pembayaran karena sistem saat tahap pertama. Selain itu, mereka yang berhak melunasi pada tahap kedua adalah pendamping lansia, penggabungan mahram, serta jamaah disabilitas dan pendampingnya.

"Tahap dua juga untuk PHD dan pembimbing dari KBIHU," kata dia.

Lima provinsi dengan pelunasan tahap kedua terbanyak adalah Jawa Barat (384 jamaah), Jawa Timur (325 jamaah), Jawa Tengah (290 jamaah), DKI Jakarta (129 jamaah), dan Banten (139 jamaah). Salawesi Selatan dengan 119 jamaah dan Sumatera Utara dengan 107 jamaah yang melunasi berada pada urutan keenam dan ketujuh.

“Untuk jamaah yang melunasi dengan status cadangan, terbanyak dari Jawa Barat, berjumlah 180 orang,” ucap Muhajirin. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement