Rabu 13 May 2020 23:44 WIB

Jubir: Medan Jadi Paling Banyak Terpapar Covid-19 di Sumut

Warga Medan yang terpapar Covid-19 mencapai 146 orang

Personel TNI dan Polri menghentikan pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di Medan, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2020). Pemerintah Kota Medan gencar menerapkan Peraturan Wali Kota Medan (Perwal) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan dengan memberikan sanksi hukuman penahanan KTP dan
Foto: Antara/Septianda Perdana
Personel TNI dan Polri menghentikan pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di Medan, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2020). Pemerintah Kota Medan gencar menerapkan Peraturan Wali Kota Medan (Perwal) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan dengan memberikan sanksi hukuman penahanan KTP dan

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Warga Kota Medan hingga pekan kedua Mei 2020 masih tercatat paling banyak terpapar positif COVID-19 atau sejumlah 146 orang dengan korban meninggal dunia sebanyak 13 orang.

"Setelah Kota Medan, terbanyak positif COVID-19 adalah Kabupaten Deliserdang, dan Pematang Siantar," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah di Medan, Rabu (13/5).

Warga positif COVID-19 di Deliserdang sebanyak 24 orang dengan meninggal dunia lima orang. Kemudian Pematangsiantar tujuh orang positif , namun belum ada yang meninggal dunia.

Setelah Medan, Deliserdang dan Pematangsiantar, terbanyak positif lainnya adalah Asahan sebanyak empat orang dan korban meninggal dunia satu orang. Kemudian Simalungun tiga orang positif dan Langkat serta Toba masing -masing dua orang.

"Seperti Pematangsiantar, Simalungun , Langkat dan Toba juga tidak memiliki kasus kematian akibat COVIDD-19," ujar Aris. Aris menjelaskan, per posisi tanggal 13 Mei 2020, jumlah korban positif COVID-19 di Sumut mencapai 200 orang dan sebanyak 24 orang meninggal dunia.

"Seiring dengan banyaknya warga yang positif COVID-19 di Medan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terbanyak juga di Medan dengan jumlah 96 orang," katanya. GTPP COVID-19 berharap, warga Kota Medan semakin sadar menjaga diri agar jumlah positif COVID-19 tidak terus meningkat di kota itu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement