Jumat 05 Jun 2020 04:55 WIB

Jumat, 600 Ribu Orang Dimerdekakan dari Neraka?

Sejumlah perawi hadits menyebut saat Jumat 600 orang dimerdekakan dari neraka.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Jumat, 600 Ribu Orang Dimerdekakan dari Neraka?
Foto: tangkapan layar thouth.co
Jumat, 600 Ribu Orang Dimerdekakan dari Neraka?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumat adalah hari yang istimewa bagi umat Islam karena di dalamnya memiliki banyak keutamaan. Diantaranya, di dalam sebuah hadits habi dijelaskan pada malam dan hari Jumat 600 ribu orang dimerdekakan dari neraka.

Dalam kitab Tanqih Al-Qaul, Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya di hari dan malam Jumat terdapat 24 jam. Allah SWT memerdekakan 600 ribu orang yang dimerdekakan dari neraka pada setiap jamnya.”

Baca Juga

Saat Republika.co.id menggali lebih jauh terkait status hadits tersebut, belum jelas diketahui shahih atau atau tidaknya. Namun, dalam kitab Tanqih Al-Qaul juga dijelaskan Syekh Abdul Qadir Jailani pernah berkata,

“Kami menerima riwayat dari Abu Nashr, dari ayahnya dengan sanad dari Tsabit al-Banaqi, dari Anad bin Malik ra, bahwa Nabi Nabi Muhammad bersabda, ‘Sesungguhnya Allah SWT memiliki 600 ribu orang yang dimerdekakan dari neraka pada setiap siang dan malam Jumat. Di Hari Jumat ada 24 jam. Dalam setiap jamnya ada 600 ribu orang yang dimerdekakan dari neraka. Semuanya dikabulkan oleh neraka’.”

Hal ini juga dipertegas oleh perkataan Imam al-Ghazali. Beliau mengatakan, dalam hadits disebutkan setiap malam Jumat ada 600 ribu yang dimerdekakan oleh Allah SWT dari neraka. Nabi Muhammad bersabda, ‘Sesungguhnya Neraka Jahim menyala setiap hari, sebelum tergelincir ketika matahari tegak di tengah langit. Karena itu, janganlah kalian sholat pada hari ini, kecuali Jumat. Sesungguhnya hari Jumat itu sholat seluruhnya, dan sesungguhnya neraka Jahanam tidak menyala pada hari itu’.”

Kutipan beberapa hadits tersebut dikutip dari Kitab Tanqih Al-Qaul, yang dikarang oleh Syekh Nawawi al-Bantani. Kita ini merupakan penjabaran dari Kitab Lubab al-Hadits yang disusun oleh Jalaluddin bin Abu Bakar as-Suyuthi.

Kitab Tanqih Al-Qaul merupakan kitab intisari hadits-hadits penting yang mengulas 40 keutamaan amal dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun di dalam kitab ini ini terdapat hadits dhaif, tapi dapat digunakan untuk fadhilah amal sebagaimana diungkapkan Ibnu Hajar dalam kitab Tanbih al-Akhyar.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement