Langgar Protokol Covid-19, Ratusan Fasilitas Madinah Ditutup

Ahad , 07 Jun 2020, 18:52 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Pemerintah Madinah Arab Saudi berlakukan protokol kesehatan ketat. Bendera Arab Saudi.
Pemerintah Madinah Arab Saudi berlakukan protokol kesehatan ketat. Bendera Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH – Sebanyak 525 peringatan telah dikeluarkan dan 123 fasilitas ditutup di Madinah karena dianggap melanggar tindakan kesehatan Covid-19. Pemerintah juga telah melakukan inspeksi di 2.360 tempat untuk mencegah adanya pelanggaran.  

 

Terkait

Dilansir dari Arab News, inspeksi-inspeksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah kota untuk memantau persyaratan keselamatan dan kesehatan yang ditujukan untuk melawan pandemi.  

Baca Juga

Tim lapangan juga telah melakukan 426 tur pembersihan, menggunakan 368 mesin, dan membuang 10.336 ton sampah rumah tangga dan 9.079 meter kubik puing.

Sementara itu, 43 tur dilakukan untuk mendisinfeksi dan membersihkan 108 tempat dengan 18.370 liter cairan disinfektan dan 8.425 mesin. 

Pemerintah kota telah menekankan pentingnya bekerja sama dengan langkah-langkah keamanan. Pelanggaran dapat dilaporkan di nomor bebas pulsa 940 atau melalui situs web kotamadya https://www.amana-md.gov.sa/  

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyerukan kepada orang-orang untuk terus mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Selain itu tindakan pencegahan dasar terhadap virus, seperti menggunakan masker medis atau kain harus terus digunakan kecuali bagi mereka yang berada di dalam rumah. 

Kerajaan Arab Saudi melaporkan 3.121 kasus baru virus corona pada Sabtu (6/6). Peningkatan tersebut merupakan peningkatan tertinggi dari peningkatan harian yang dilaporkan selama ini.   

Dilansir dari English Alarabiya, 3.121 kasus baru ini terjadi di beberapa kota di Kerajaan. Di antaranya 900 orang terinfeksi virus di Ibu Kota Riyadh, 572 orang di Jeddah, 170 di Madinah, 279 di Makkah, dan 149 di Dammam.

Dengan kenaikan jumlah korban infeksi corona tersebut, total jumlah kasus di Kerajaan menjadi 98.869 kasus dengan jumlah infeksi terbesar di Riyadh dan Jeddah.

Kementerian kesehatan menyatakan, bahwa jumlah pasien meninggal dunia pada Sabtu (6/6) sebanyak 34 orang. Sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 menjadi 676.

Sementara itu, jumlah pasien pulih sebanyak 1.175 orang. Total pasien pulih di Kerajaan sebanyak 71.791 orang. 

Menteri Kesehatan, Dr Tawfiq al-Rabiah, mendesak masyarakat untuk mematuhi langkah-langkah pencegahan. 

Dia juga meminta masyarakat terus mempraktikkan jaga jarak sosial dan mengikuti aturan karena itu menjadi satu-satunya cara untuk mencegah diri dari terinfeksi virus tersebut.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini