20 Rabiul Akhir 1442

Masjidil Haram Masih Tertutup, Haji Warga Saudi Sangat Ketat

Kamis , 25 Jun 2020, 12:29 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Suana jalanan Makkah yang masih lenggang pada Kamis (25/6).
Suana jalanan Makkah yang masih lenggang pada Kamis (25/6).

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Seorang mukimin Indonesia yang tinggal di Makkah, Teuku Fakhri, mengatakan, suasana sekarang Arab Saudi, khususnya tanah suci, memang mulai agak longgar. Makkah dan Madinah, misalnya, tak seketat dahulu dan kini sudah tak ada lagi jam malam.

"Makkah, misalnya, mulai longgar. Penduduk bisa sedikit bebas meski ada kewajiban dan hukuman bila keluar ruangan tanpa masker. Bisa terkena denda sampai 1000 riyal dan bagi orang asing bisa dipulangkan. Supermarket memang mulai buka meski harus mengadu para berbagai aturan terkait pembatasan, misalnya tak boleh sampai ada kerumunan. Semua diawasi ketat. Tapi, lumayanlah sudah sedikit kondusif," kata Teuku Fakhri yang tinggal di sekitar Mina, Makkah, sejak dua tahun silam, melalui percakapan telepon dengan Republika.co.id, Kamis (25/6).

Fakhri mengatakan, bereda dengan yang lain, khusus Masjidil Haram sampai hari ini masih ditutup untuk umum. Masjid itu sementara waktu hanya dipergunakan kalangan terbatas, misalnya para pekerja di sana atau pengurus masjid. Orang awam belum bisa sholat di Masjidil Haram.