10 Rabiul Awwal 1442

Ahli Daging IPB : Begini Penanganan Daging Qurban di Rumah

Jumat , 31 Jul 2020, 05:58 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Ahli Daging IPB : Begini Penanganan Daging Qurban di Rumah (ilustrasi)
Ahli Daging IPB : Begini Penanganan Daging Qurban di Rumah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pelaksanaan ibadah qurban setidaknya akan digelar selama empat hari ke depan. Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Dr Tuti Suryati, memberikan tips penanganan daging qurban yang aman dan sehat. 

 

Sesampainya daging qurban di rumah, Dr Tuti menyarankan agar segera dipisah dari jeroan. Apabila daging atau jeroan tercemar seperti tanah, pasir, kerikil, rumput maupun kotoran lainnya, ia menyarankan untuk dicuci hingga bersih. 

"Idealnya daging tidak dicuci karena proses pencucian daging akan berdampak terhadap meningkatnya jumlah mikroba dan memunculkan bau pada daging," ujar Dr Tuti dalam keterangan yang didapat Republika, Jumat(31/7).

Jika daging harus dicuci, pastikan menggunakan air bersih dan dibilas menggunakan air siap minum. Daging yang sudah dicuci, ditiriskan hingga tidak ada lagi air di permukaan. Selanjutnya, daging bisa dikemas dalam ukuran atau 500 gram menggunakan plastik transparan dan tidak berbau. 

Daging bisa langsung diolah maupun disimpan dingin atau beku. Jika ingin menyimpan jeroan, pastikan sebelumnya dimasak terlebih dahulu.

Untuk pengolahan daging qurban, Dr Tuti menegaskan agar dimasak menggunakan panas yang cukup. Beberapa cara memasak bisa diambil, seperti direbus, dipanggang, dibakar maupun digoreng hingga matang.

Ia mengingatkan saat memasak daging jangan sampai gosong. Supaya olahan daging lebih sehat, ia menyarankan untuk menambahkan rempah-rempah.

"Jika mau membuat sate, dapat ditambahkan parutan nanas atau dibungkus daun pepaya sebelum dimasak untuk mendapatkan sate yang lebih empuk," lanjutnya. 

Sementara, jika mengolah daging qurban yang sudah disimpan beku, daging yang masih dalam kemasan direndam terlebih dahulu menggunakan air dingin. Proses rendaman dilakukan hingga terbentuk daging segar dan baru dimasak sesuai keinginan. 

"Daging qurban dapat diolah sekaligus dan dikemas 250 gram maupun 500 gram, lalu disimpan dingin atau beku. Sebelum disajikan, daging olahan beku tersebut dicairkan terlebih dahulu kemudian dipanaskan," kata dia. 

 

widget->kurs();?>