25 Zulhijjah 1441

Pabrik Masker Arab Saudi Tingkatkan Produksi Saat Musim Haji

Jumat , 31 Jul 2020, 08:14 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Seorang pria memakai masker saat akan membeli es krim di Saudi Arabia, Ahad (28/6). Kasus COVID-19 di dunia mencatatkan angka tertinggi dalam 24 jam terakhir pada Ahad (28/6),  dengan jumlah lebih dari 10 juta kasus positif dan 500.000 kematian.(AP Photo/Amr Nabil)
Seorang pria memakai masker saat akan membeli es krim di Saudi Arabia, Ahad (28/6). Kasus COVID-19 di dunia mencatatkan angka tertinggi dalam 24 jam terakhir pada Ahad (28/6), dengan jumlah lebih dari 10 juta kasus positif dan 500.000 kematian.(AP Photo/Amr Nabil)

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Ibadah haji 2020 berjalan di tengah menyebarnya pandemi Covid-19. Produsen masker dan jubah medis arab saudi meningkatkan produksi hariannya untuk memenuhi kebutuhan di kota suci tersebut.

 

Pabrik Enayah, merupakan perusahaan asal Saudi yang memasok produk medis untuk pasar lokal dan ekspor, yang berlokasi di kawasan industri Riyadh. Ekspor dilakukan perusahaan ke negara-negara Dewan Kerjasama Teluk, Arab dan Eropa.

Dilansir di Arab News, supervisor jaminan kualitas produk Pabrik Enayah, Asma Al-Kaf, mengatakan kapasitas harian pabrik telah meningkat. Peningkatan berkisar antara 30 hingga 40 persen selama musim haji.

"Kapasitas utama kami per-hari untuk gaun bedah adalah 70.000, 50.000 untuk paket bedah, 100.000 untuk alat pelindung diri (APD), 80.000 untuk aksesoris medis seperti penutup kepala, 300.000 untuk masker wajah dan 40.000 untuk gulungan dan kantong sterilisasi," ujarnya dilansir di Arab News, Jumat (31/7).

Tingkat produksi harian pabrik sejalan dengan persiapan kesehatan dan keselamatan Kerajaan Saudi. Kerajaan telah menetapkan menerima jamaah haji di Makkah sesuai dengan langkah-langkah pencegahan yang bertujuan menahan penyebaran virus Covid-19.

Pabrik Enayah melakukan bagiannya, menyediakan pasokan medis yang memadai untuk memastikan musim haji yang aman. Kementerian Kesehatan Saudi juga menyediakan klinik keliling di bus untuk menemani para peziarah saat melakukan perjalanan melintasi situs-situs suci di berbagai tahap ziarah.

Ada lima klinik keliling yang dilengkapi dengan semua peralatan medis yang diperlukan. Klinik ini didampingi tim kesehatan yang berkualifikasi.

Di dalamnya, berjaga dokter umum untuk pemeriksaan awal pasien, klinik gigi dan laboratorium. Klinik diminta mengambil sampel dan mengujinya, melakukan rontgen hingga memberikan obat kepada pasien.

Kementerian Kesehatan berencana memastikan keselamatan para peziarah yang melaksanakam haji tahunan tahun ini. Kementerian menyiapkan rumah sakit di Mina, enam ambulans, tiga klinik di penginapan jamaah, rumah sakit lapangan, rumah sakit keliling dan klinik di Arafah.

 

Sumber: https://www.arabnews.com/node/1712386/saudi-arabia

 

widget->kurs();?>