14 Zulhijjah 1441

Tak Ada Jamaah Haji yang Terdeteksi Kasus Covid-19

Sabtu , 01 Aug 2020, 18:05 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pandangan udara tenda yang disiapkan untuk jamaah haji selama haji, di tengah wabah penyakit coronavirus (COVID-19), di kota suci Mekkah, Arab Saudi 28 Juli 2020.
Pandangan udara tenda yang disiapkan untuk jamaah haji selama haji, di tengah wabah penyakit coronavirus (COVID-19), di kota suci Mekkah, Arab Saudi 28 Juli 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan tidak ada yang terdeteksi virus corona di antara jamaah haji sejauh ini. Meskipun, Saudi mencatat 1.686 kasus baru Covid-19 di negara itu pada Jumat (31/7).

 

Baca Juga

Dengan demikian, jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Kerajaan Saudi menjadi 275.905. Dari kasus-kasus baru itu, dilansir di Arab News, Sabtu (1/8), jumlah tertinggi dilaporkan berada di Makkah dengan jumlah 178 infeksi. Namun, jamaah haji tetap dilaporkan bebas dari virus corona pada Jumat.

Sementara itu, kasus infeksi Covid-19 lainnya yang dikonfirmasi ialah di kota dan provinsi di seluruh Saudi. Arab Saudi telah menerapkan sejumlah langkah untuk menjaga jamaah haji dari penularan virus corona selama penyelenggaraan haji terbatas tahun ini.

Dalam 24 jam terakhir, tercatat 24 orang yang meninggal karena Covid-19. Sehingga, angka kematian terkait Covid-19 di Saudi menjadi 2.866. Sementara itu, jumlah total yang sembuh dari Covid-19 naik menjadi 235.658, setelah 4.460 lebih orang yang mengalami kesembuhan dari virus yang berasal dari Wuhan, China, tersebut.

 

widget->kurs();?>